Berita Terbaru Kota Surabaya
Elmaskin Aesthetic Anniversary Lima Tahun, Ajak Masyarakat untuk Bijak Pilih Perawatan Kulit Wajah
Founder Elmaskin Aesthetic, dr Linda Purwasih membahas terkait kecantikan kulit wajah di acara perayaan anniversary kliniknya, Minggu (1/12/2024).
TRIBUNMATARAMAN.COM | SURABAYA - Founder Elmaskin Aesthetic, dr Linda Purwasih menyebut dalam dua tahun terakhir tren merawat kulit menggunakan metode treatment skin booster dan kolagen simulator sedang naik daun.
Hal ini, ia sebutkan pada perayaan usia lima tahun klinik kecantikan tersebut di Hotel Leedon Surabaya, Minggu malam (1/12/2024).
“Dalam dua tahun terakhir, tren merawat kualitas kulit atau skin quality treatment dalam bentuk skin booster dan kolagen simulator keduanya dilakukan dengan injeksi,” sebutnya.
Skin booster maupun kolagen simulator disebut dapat membantu masalah-masalah penuaan.
Tanda-tanda penuaan disebut seperti munculnya flek hitam, garis halus atau kerutan hingga kulit kendur.
Selain masalah di atas, pasien kliniknya dengan usia di bawah 35 tahun kerap mengeluhkan beberapa kondisi kulit wajah, seperti kondisi kulit kering dan jerawat.
“Mereka ini yang kemudian datang ke Elmaskin untuk memperbaiki kulit karena timbul kerutan, flek, kendur. Padahal sebetulnya, di usia mereka seharusnya belum terjadi karena penuaan itu biasanya muncul di usia 35 tahun,” ujarnya.
Menurut dr Linda, permasalahan penuaan dini dapat muncul karena beberapa faktor. Salah satunya, kebiasaan berganti skincare sembarangan yang kurang sesuai dengan kebutuhan atau permasalahan kulit.
Kemudian, seringnya terpapar sinar matahari langsung tanpa penggunaan tabir surya, radiasi, pemakaian skincare tanpa didampingi tenaga medis.
dr Linda juga mengajak masyarakat untuk bijak memilih produk skincare maupun perawatan yang tepat.
“Anak muda yang belum bijak pilih skincare perawatan kulit akan ada efek samping serius di kulitnya. Sehingga, kulitnya dapat mengalami penuaan dini,” terang dr Linda.
Menurutnya, kondisi kulit masyarakat Indonesia yang cenderung kering, juga dapat dipengaruhi oleh iklim Indonesia yang cenderung tropis.
Apabila kulit kering tidak teratasi dengan baik, maka dapat menimbulkan efek samping penuaan.
Belum lagi, seiring dengan bertambahnya usia, kolagen pada tubuh juga akan terus berkurang.
“Karena itu dalam dua tahun terakhir, skin booster dan kolagen simulator jadi trend perawatan kulit yang ada di Indonesia,” sebutnya.
Beberapa teknologi perawatan kulit juga dikenalkan, di antaranya laser, IPL (intense pulse light), dan HIFU (High-intensity focused ultrasound), prosedur perawatan kulit yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk meningkatkan pembentukan kolagen di kulit.
Sementara, dr Moch. Atiq Kurniawan yang juga founder Elmaskin Aesthetic menyebut, pihaknya berkomitmen terhadap kualitas perawatan kulit pasien.
Dari perayaan lima tahun kliniknya, ia juga merefleksikan perjalanan panjang dan prestasi yang dicapai klinik tersebut.
Dengan adanya tiga cabang klinik di Sidodadi dan Surabaya, pihaknya mengedepankan kenyamanan dan kepercayaan para pelanggan atas layanan perawatan yang didapat.
“Kami tidak pernah main-main terhadap produk yang diberikan ke pelanggan. Yang aman dan berkualitas, sudah teruji secara klinis dan proses sertifikasi untuk memberikan hasil nyata, sesuai kebutuhan pasien,” pungkas Co-founder Elmaskin Aesthetic tersebut.
(Nur Ika Anisa/tribunmataraman.com)
editor: Intan Nur Azizah
Elmaskin Aesthetic
Anniversary Elmaskin Aesthetic 5 Tahun
Founder Elmaskin Aesthetic dr Linda Purwasih
Co-founder Elmaskin Aesthetic dr Moch. Atiq Kurnia
Kota Surabaya
Tribun Mataraman.com
Viral Video Warga Lakarsantri Surabaya Rekam Bentrokan Belasan Pemuda, Berikut Kronologinya |
![]() |
---|
Kereta Cepat Jakarta–Surabaya Sedang di Tahap Study Mendalam, Wali Kota Eri Sambut Baik |
![]() |
---|
Modus Investasi Burung, Wakil Direktur Intelkam Polda Jatim Jadi Korban Penipuan Rp100 Juta |
![]() |
---|
WALHI Desak PLTSa Benowo Ditutup: Polusi Udara Melebihi Batas Aman WHO |
![]() |
---|
19 Hari Hilang, Remaja Putri di Surabaya Ditemukan di Hotel Bersama 4 Pria dan Sabu-sabu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.