Berita Terbaru Kota Kediri
Pemkot Kediri Dorong Urban Farming Untuk Membangun Ketahanan dan Kemandirian Pangan Kota
Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, terus berupaya memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan di Kota Kediri melalui inovasi urban farming.
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, terus berupaya memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan di Kota Kediri melalui inovasi urban farming.
Program ini dipilih sebagai solusi atas keterbatasan lahan yang tersedia di wilayah kota yang hanya seluas 67,2 km⊃2; dengan jumlah penduduk sekitar 297.000 jiwa.
"Dengan keterbatasan lahan tersebut, pemerintah Kota Kediri berusaha menemukan solusi supaya ketahanan dan kemandirian pangan tetap bisa dipertahankan dengan baik di wilayah perkotaan. Oleh karena itu, urban farming kemudian dicetuskan dan terus digalakkan perkembangannya," kata Zanariah.
Urban farming diyakini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat perkotaan dengan meningkatkan akses terhadap pangan segar dan bergizi serta mengurangi jejak karbon dari transportasi pangan.
Di tengah terbatasnya lahan di Kota Kediri, urban farming juga membantu masyarakat memanfaatkan ruang yang ada untuk bercocok tanam secara efisien.
"Dengan urban farming, masyarakat dapat memproduksi pangan sendiri yang berkontribusi pada ketahanan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar," lanjutnya.
Salah satu upaya mempercepat urban farming yang dilakukan Pemkot Kediri adalah dengan menggelar berbagai workshop dan sosialisasi tentang teknik bercocok tanam modern.
Program ini juga menyasar sekolah-sekolah melalui inisiatif kebun sekolah, sehingga siswa dan siswi dapat mengenal lebih dekat dunia pertanian modern.
"Kemarin kami berkolaborasi dengan Bank Indonesia untuk melaksanakan program Sekolah Peduli Inflasi di 25 SMP/MTS Negeri dan Swasta di Kota Kediri. Alhamdulillah dengan inovasi ini, pada 16 Oktober lalu, kami meraih Award Peduli Ketahanan Pangan tahun 2024 Kategori Bidang Ketersediaan Pangan," paparnya.
Tidak hanya berhenti di sana, Pemkot Kediri juga menyediakan dana hibah bagi kelompok tani urban serta mengintegrasikan urban farming ke dalam kurikulum pendidikan.
Hal ini diharapkan mampu membangun kesadaran siswa tentang pentingnya kemandirian pangan sejak dini.
Pada skala yang lebih luas, Pemkot Kediri menerapkan metode hidroponik dalam green house di beberapa wilayah.
Saat ini, sudah ada 25 titik green house yang memproduksi buah dan sayur, di mana sebagian besar produk sayurnya telah dipasarkan di swalayan atau pasar modern di Kota Kediri.
"Produk sayur dari green house sudah masuk ke swalayan, sementara untuk buah, kami masih mengusahakan agar bisa dipasarkan secara luas dan nantinya juga bisa masuk ke swalayan. Ini sebagai langkah kami mengurangi ketergantungan produk pangan dari luar," jelas Zanariah.
Keberadaan green house ini juga difungsikan sebagai sarana edukasi dan wisata yang menarik bagi wisatawan, baik dari dalam Kediri maupun luar Jawa Timur. Salah satu contohnya adalah green house petik melon di Kecamatan Pesantren yang selalu ramai dikunjungi setiap kali musim panen.
Berita Terbaru kota Kediri
urban farming
Program Ketahanan dan Kemandirian Pangan Kota Kedi
tribunmataraman.com
Cegah Stunting Sejak Dini, Kota Kediri Luncurkan Sekolah Siaga Kependudukan |
![]() |
---|
Lapas Kediri Sesak, Puluhan Warga Binaan Dipindah ke Lapas Pemuda Madiun |
![]() |
---|
Distribusi Buku Tabungan Bansos dan Kartu Keluarga Sejahtera Dimulai di Kota Kediri |
![]() |
---|
Gubernur Khofifah Lepas 21 Ribu Peserta Jalan Sehat di Kediri, Tekankan Tolak Pungli di Sekolah |
![]() |
---|
Semarak Lomba Baris Tingkat SMP/MTs Warnai Peringatan HUT RI dan Hari Jadi Kota Kediri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.