Berita Terbaru Kota Surabaya

Anggota DPRD Surabaya Usulkan Club Malam Sediakan Layanan Joki Mobil Untuk Pengemudi yang Mabuk

Anggota DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto mendorong agar di setiap club malam menyediakan layanan car jockey atau joki mobil

Editor: eben haezer
luhur pambudi
Mobil Toyota Innova yang menabrak warung di jl Kedungdoro, Kota Surabaya, hingga menyebabkan 2 orang tewas 

TRIBUNMATARAMAN.COM | SURABAYA - Anggota DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto mendesak agar operasional dan layanan klub malam di Kota Surabaya ditata dengan ulang dengan regulasi baru.

Salah satunya mewajibkan semua club malam menyediakan layanan car jockey atau joki mobil bagi pengunjung.

Layanan ini akan menyediakan pengemudi yang akan mengantarkan pengunjung yang mabuk, sehingga tak perlu mengemudi di bawah pengaruh minuman keras. 

Baca juga: Supir Mabuk, Innova Tabrak Warung di Kedungdoro Surabaya Hingga 2 Orang Tewas

"Selama ini tak ada car jockey di club malam besar sekalipun," kata Herlina, Kamis (7/11/2024).

Dengan mewajibkan layanan car jockey kepada pengunjung diyakini bisa mencegah kejadian fatal di tengah jalan. Seperti yang terjadi di Kedungdoro Surabaya Jumat (1/11/2024) lalu. 

Saat itu, Innova putih menerjang warung hingga menewaskan pasutri, Sugiyono-Sri Ariani, warga Kapas Madya, Surabaya. Diketahui sang pengemudi saat itu baru pulang dari sebuah klub malam di Jl Embong Malang, Surabaya. 

"Yang tidak bisa diterima adalah mereka membahayakan nyawa orang lain. Ingat jelang subuh ini banyak warga biasa  bekerja, bakul sayur, tukang sapu, dan pencari nafkah lainnya. Pelaksana pemerintahan di Surabaya harus memikirkan regulasi ini," kata Herlina yang politisi Demokrat.

Herlina yang anggota Komisi C DPRD Surabaya ini juga mendorong aparat ikut menjaga Kota Surabaya makin nyaman. Tidak hanya saat Lebaran dan Nataru saja aparat siaga. Momen seperti pesta Halloween pasti banyak pesta dugem. Ini rawan.

"Dua pengendara teler usai dugem Halloween berakhir celaka di Surabaya. Itu kerap terjadi. Mari semua melakukan tindakan bikin nyaman kota ini. DPRD dan Pemkot sebagai penyelenggara pemerintahan harus bikin regulasi baru," kata Herlina.

(faiq nuraini/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved