Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Sering Terjerat Utang dan Tak Membayar, Personel Samapta Polres Tulungagung Dipecat

Sering terjerat utang dan tak membayar, seorang anggota Polres Tulungagung akhirnya diberhentikan tidak dengan hormat.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Kapolres Tulungagung, AKBP Taat Resdi mencoret foto Bripka Vengki Danar Bianto yang diberhentikan dari dinas kepolisian. 

67 Personel Berprestasi

Selain melaksanakan upacara pemberhentian Bripka Vengki, Kapolres Tulungagung juga memberikan penghargaan kepada personel berprestasi.

Total ada 67 personel yang menerima penghargaan karena dedikasinya.

“Jadi ada 2 hal yang kontradiktif, pertama pemberhentian 1 personel Polres Tulungagung, kedua pemberian penghargaan banyak personel yang berprestasi,” sambung Kapolres.

Mereka yang menerima penghargaan antara lain, Kasat Lantas, AKP Taufik Nabila dan sejumlah anak buahnya.

Mereka menangkap sepeda motor yang ternyata hasil curian dari wilayah Polsek Wonogiri, Jawa Tengah.

Terduga pelaku dan motor curian itu lalu dilimpahkan ke Polsek Wonogiri.

Kemudian ada personel Satresnarkoba dan Kapolsek Bandung, Iptu Anwari serta sejumlah anak buahnya.

Mereka berhasil mengungkap peredaran sabu-sabu lebih dari ½ kg dan 400 pil ekstasi.

Dengan hasil ungkap ini, Polres Tulungagung menempati peringkat 6 di jajaran Polda Jatim saat pelaksanaan Operasi Tumpas Semeru 2024.

Kemudian ada 10 Bhabinkamtibmas paling aktif dalam kegiatan dan pelaporan lewat aplikasi, yang dimonitor Mabes Polri dan Polda Jawa Timur.

“Ini bagian dari reward and punishment. Yang tidak baik kita tindak, kita hukum, yang baik diberi penghargaan, kita apresiasi,” pungkasnya.

(David Yohanes/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved