Berita Terbaru Kabupaten Pamekasan

Kakek di Pamekasan Tewas Terbakar, Polisi Ungkap Karena Sesak Napas Saat Padamkan Api di Lahan Jati

Seorang kakek di Pamekasan tewas terbakar saat memadamkan kobaran api di lahan jati, diduga sesak napas karena asap. Berikut rinciannya

|
Editor: eben haezer
Kuswanto Ferdian
Seorang kakek di Pamekasan tewas terbakar saat memadamkan kobaran api di lahan jati, diduga sesak napas karena asap. Berikut rinciannya. Foto: Suasana rumah Moh Sinin (82), warga Dusun Tengah, Desa Nyalabu Daja, Kabupaten Pamekasan, Madura yang meninggal dunia usai terkabar di lahan pohon jati yang tak jauh dari rumahnya, Rabu (11/9/2024) sekitar pukul 12.00 WIB. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | PAMEKASAN - Moh Sinin (82), warga Dusun Tengah, Desa Nyalabu Daja, Kabupaten Pamekasan, Madura meninggal usai terkabar di lahan pohon jati yang tak jauh dari rumahnya, Rabu (11/9/2024) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto menjelaskan, awalnya korban melihat kebakaran lahan pohon jati di belakang rumahnya.

Lalu, korban mendatangi lokasi kebakaran dan hendak memadamkan api yang dikhawatirkan akan membakar rumahnya yang tidak jauh dari lokasi kebakaran tersebut.

Setelah itu, korban  berusaha memadamkan kobaran api tersebut.

Namun, karena kondisi korban tidak mampu menahan asap, seketika korban terjatuh dan akhirnya tewas terbakar.

"Selang beberapa menit kemudian, Sahemuddin yang melihat korban sudah mengalami luka bakar datang bersama warga untuk mengevakuasi (korban) ke rumah korban," kata AKP Sri Sugiarto, Kamis (12/9/2024).

Menurut AKP Sri, akibat kejadian tersebut, korban tewas dengan banyak luka bakar.

Dugaan sementara, korban mempunyai riwayat penyakit asma sehingga tidak kuat menahan asap api saat hendak memadamkan lahan pohon jati yang kebakaran.

Akibat musibah ini, keluarga korban menolak untuk dilakukan pemeriksaan medis atau autopsi dan tidak melakukan penuntutan.

"Dengan kejadian tersebut pihak keluarga tidak menuntut secara hukum dan sadar bahwa kejadian tersebut murni musibah," tutupnya.

(kuswanto ferdian/tribunmataraman.com)

editor: nadiva ariandy

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved