Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

Lestarikan Budaya, Anggota Satreskrim Polres Trenggalek Jadi Bregada Wahyutama Keraton Yogyakarta

Abdi Dalem Keprajan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Lurah Dirja Wahyutama, Nurcholis menilai Satreskrim Polres Trenggalek telah lestarikan budaya

Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: faridmukarrom
Ist
Abdi Dalem Keprajan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Lurah Dirja Wahyutama, Nurcholis menilai Satreskrim Polres Trenggalek telah lestarikan budaya 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK - Perwakilan Keraton Yogyakarta di Trenggalek mengapresiasi anggota Satreskrim Polres Trenggalek yang berpartisipasi sebagai Bregada Pusaka dalam kirab pusaka dalam rangka Hari Jadi Trenggalek ke 830.

Abdi Dalem Keprajan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Mas Lurah Dirja Wahyutama, Nurcholis menilai Satreskrim Polres Trenggalek telah ikut nguri-uri atau melestarikan budaya dan tradisi masyarakat Kabupaten Trenggalek.

"Di dalam kita 'nyengkuyung' kata pak bupati bahwa Trenggalek menjadi bagian Ngayogyakarta Hadiningrat dalam hal budaya, maka sudah tugas kita sebagai masyarakat untuk mendorong agenda bupati dalam mensukseskan kirab pusaka," kata Nurcholis, Senin (2/9/2024).

Menurut Nurcholis, keikutsertaan Satreskrim Polres Trenggalek sebagai Bregada Wahyutama merupakan bentuk sinergitas antar institusi di Bumi Menak Sopal yang harmonis demi mensukseskan prosesi demi prosesi Hari Jadi Trenggalek.

Baca juga: Geger! Warga Temukan Jasad Lansia di Persawahan Desa Lamong Badas Kediri

"Bregada Wahyutama ini dikukuhkan di Keraton Yogyakarta, tiga tahun yang lalu jelang Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke 828," ucap warga Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek tersebut.

Semenjak dikukuhkan oleh Pangeran Haryo Wiryonegoro, putra Mantu Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bregada Wahyutama sudah tiga kali mendapatkan tugas mengawal kirab pusaka di momen Hari Jadi Trenggalek.

Salah satunya adalah ketika Sri Sultan Hamengkubuwono X datang langsung ke Kabupaten Trenggalek dalam rangkaian Hari Jadi Trenggalek ke 828.

Untuk tahun ini, tugas Bregada Wahyutama dijalankan oleh anggota Satreskrim Polres Trenggalek dan hal tersebut telah dilaporkan ke pihak Keraton Yogyakarta.

"Dalam kirab pusaka tahun ini ada juga abdi dalem yang langsung datang dari Keraton Yogyakarta di barisan terdepan, lalu di belakangnya Bregada Wahyutama, lalu panji Hobo (Yogyakarta)," jelas Nurcholis 

"Jadi kami diizinkan mengibarkan bendera Ngayogyakarta Hadiningrat karena kami dikukuhkan di sana," pungkasnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved