Senin, 8 Juni 2026

Hari Jadi Trenggalek Ke 831

Berikut Daftar Pusaka Dijamas dan Diarak dalam Peringatan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek 2025

Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek, berbagai jenis pusaka dijamas serta diarak untuk dipertontonkan kepada masyarakat

Tayang:
Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Sofyan Arif Candra
JAMASAN - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin membersihkan atau Jamasan Pusaka dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke 831, di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kelurahan Surodakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (29/8/2025). Setelah dibersihkan, pusaka tersebut akan disemayamkan di Kecamatan Kampak dan Kecamatan Durenan sebelum akhirnya dikirab kembali menuju Pendopo Manggala Praja Nugraha. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK - Berbagai jenis pusaka dijamas dan diarak untuk dipertontonkan kepada masyarakat, menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek.

Jumlah dan jenis pusaka tersebut bertambah seiring berjalannya waktu. Baik bertambah karena hibah, karena baru saja ditemukan, maupun sebab lainnya.

Pada hari jadi ke-831 atau Tahun 2025 ini, terdapat 14 jenis pusaka yang telah dijamas oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kelurahan Surodakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Jumat (29/8/2025).

Menurut Mas Ipin, sapaan akrabnya, pusaka sejatinya sebuah simbol, sedangkan pusaka asli Kabupaten Trenggalek adalah kerukunan masyarakatnya.

Kerukunan tersebut menurutnya suatu kekuatan yang penting dan perlu dijaga, salah satu simbolisasinya adalah dengan cara dijamas atau dibersihkan. 

"Ini sebagai simbol, sebenarnya kalau pusakanya kabupaten itu rukunnya masyarakat dan rukunnya masyarakat itu selalu dibersihkan biar terus rukun bersama," kata Mas Ipin, Jumat (29/8/2025).

Tak hanya dibersihkan, pusaka tersebut juga diarak dari dua titik yaitu dari Desa Kamulan Kecamatan Durenan, dan Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak. 

Dari dua titik tersebut, pusaka akan menuju kembali untuk disimpan di Pendopo Manggala Praja Nugraha tepat pada Hari Jadi Kabupaten Trenggalek tanggal 31 Agustus.

"Ini (suatu bentuk) mengikat komitmen lagi, karena diarak itu artinya ditunjukkan. Jadi amanahnya ditunjukkan kepada masyarakat. Tentu ini situasi yang tidak mudah, tidak gampang apalagi hari-hari ini bangsa kita sedang mendapatkan ujian. Semoga kita bisa mengambil pelajaran. Temu, makmur, semuanya tentram karaharjan semuanya," lanjutnya 

Baca juga: Situasi Terbaru Delta Plaza Surabaya Mencekam, Pengunjung Dilarang Keluar Mall

Berikut Daftar Pusaka yang dilakukan penjamasan pada momentum Hari Jadi 831 Trenggalek :

1. Tombak Kyai Wignyo Murti;
2. Songsong Hayom Sih;
3. Tombak Kyai Korowelang 1;
4. Tombak Kyai Korowelang 2;
5. Tombak Kyai Korowelang 3;
6. Tombak Kyai Korowelang 4;
7. Tombak Biring Kamulan 1;
8. Tombak Biring Kamulan 2;
9. Pataka Parasamya Praja Nugraha;
10. Pataka Jwalita Praja Karana;
11. Songsong Tunggul Naga;
12. Songsong Tunggul Praja;
13. Pataka Prasasti Kamulan; dan
14. Ageman & Pusaka Bupati. 

 

(Sofyan Arif Candra/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved