Pilkada Kabupaten Tulungagung 2024

DPC PDIP Tulungagung Ultimatum Eks Kader yang Menyeberang ke Partai Lain untuk Menghapus Logo PDIP

Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Erma Susanto meminta logo partainya tidak digunakan oleh calon bupati Tulungagung di luar PDI Perjuangan.

Penulis: David Yohanes | Editor: faridmukarrom
tribunmataraman.com/david yohanes
Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Erma Susanto meminta logo partainya tidak digunakan oleh calon bupati Tulungagung di luar PDI Perjuangan. 

“Penggunaan logo PDI Perjuangan tentu melanggar aturan. Kami sebagai legal standing PDI Perjuangan tidak mau logi partai tidak digunakan semestinya,” tambah Erma.

Lebih jauh, Erma mengaku akan melakukan roadshow ke internal partai hingga tingkat anak ranting.

Hal ini untuk menekankan bahwa sosok pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan adalah Maryoto dan Didik.

Cara ini juga untuk mencegah kebingungan di masyarakat karena ada gambar calon lain yang sebelumnya adalah kader partai.

“Seluruh kader dan fraksi tegak lurus pada partai. Sudah dipastikan sampai bawah, sehingga tak ada katanya PDI Perjuangan pecah,” pungkasnya.

Sebelumnya Gatut Sunu Wibowo resmi mendaftar sebagai calon bupati Tulungagung diusung Partai Gerindra, Partai Golkar dan PAN.

Ia berpasangan dengan Ketua DPC Partai Gerindra Tulungagung, Ahmad Baharudin sebagai calon wakil bupati.

Para simpatisan pasangan ini sudah aktif melakukan sosialisasi dengan akronim Gabah.  

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved