Berita Terbaru Kota Kediri
Hari Koperasi Nasional ke-77 di Kota Kediri, Wujudkan Koperasi Sebagai Ekosistem
Hari Koperasi Nasional ke-77 di Kota Kediri, Wujudkan Koperasi Sebagai Ekosistem dan Akselerasi Ekonomi Mikro dan Kecil
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Rendy Nicko
TRIBUNMATARAMAN COM, KEDIRI - Penjabat Wali Kota Kediri Zanariah menjadi pemimpin Upacara Hari Koperasi Nasional ke-77 di halaman Balai Kota Kediri, Jumat (12/7/2024).
Kegiatan ini mengambil tema “Koperasi sebagai Ekosistem untuk Konsolidasi, Akselerasi dan Eskalasi Ekonomi Mikro dan Kecil”.
Pada akhir acara dilakukan penyerahan piagam penghargaan lomba paduan suara peringatan Hari Koperasi Nasional Kota Kediri. Juara 1 Koperasi Wanita Kota Kediri, Juara 2 Korweta, Juara 3 KPRI-KGR, Juara Harapan 1 FKK Mojoroto, Juara Harapan 2 Kopetren, dan Juara Harapan 3 Kopwansyah.
Pada Upacara Hari Koperasi ini, Penjabat Wali Kota Kediri membacakan sambutan Menteri Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Republik Indonesia.
Disampaikan, peringatan ke-77 tahun Hari Koperasi menjadi penting untuk merefleksikan bagaimana agar peran koperasi di tanah air semakin strategis dalam menjawab tantangan krisis dan ketidakpastian.
Khususnya untuk mempercepat ikhtiar kebangsaan keluar dari middle income trap. Apalagi lebih dari 99 persen dari pelaku usaha di tanah air adalah usaha mikro.
Tiap krisis, populasi usaha mikro semakin melebar hingga menyebabkan terjadinya persaingan usaha yang kompleks.
Usaha mikro ini pula menempati porsi terbesar dari pelaku usaha yang belum mendapatkan akses pembiayaan formal, akses inovasi dan teknologi atau bahkan usaha mereka paling rentan terhadap perubahan lingkungan.
“Mustahil ikhtiar kebangsaan untuk menaikkan pendapatan per kapita 5 kali lipat pada 2045 nanti, dapat dicapai dengan mengandalkan struktur ekonomi yang ada saat ini. Di sinilah peran koperasi menjadi sangat penting guna melengkapi ekosistem usaha rakyat agar dapat tumbuh dari usaha mikro ke usaha kecil, usaha kecil ke usaha menengah dan terhubung ke dalam rantai pasok industri nasional,” tambahnya.
Zanariah juga menekankan bahwa dunia terus berubah, begitupun koperasi harus terus menyempurnakan gerakannya menjawab tantangan zaman. Koperasi di tengah himpitan krisis dan serba ketidakpastian, harus memiliki kemampuan adaptasi lebih cepat, lebih inovatif dan lebih akuntabel.
Sehingga dapat memberikan manfaat lebih besar kepada anggota dan lingkungannya.
“Kami tidak bosan-bosannya mengingatkan agar akuntabilitas koperasi harus terus diperkuat. Tata kelola koperasi harus semakin baik, sehingga koperasi semakin dipercaya oleh masyarakat. Kita ingin koperasi menjadi pilihan rasional bagi tiap-tiap warga negara untuk menaruh harapan dan mengembangkan usahanya,” jelasnya.
Zanariah juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan segenap anggota koperasi. Ketekunan dan keteladanan dalam berkoperasi telah ikut mengantarkan ekonomi Indonesia tumbuh semakin berkualitas seperti sekarang ini.
Walaupun begitu, tidak boleh cepat berpuas diri, karena Indonesia masih membutuhkan lebih banyak koperasi-koperasi sektor riil, sektor produktif yang mampu mengoptimalisasi pengelolaan sumber daya alam agar lebih adil dan menyejahterakan.
Disampaikan, saat ini membutuhkan lebih banyak koperasi yang menyediakan inovasi dan teknologi, sehingga menjadi ekosistem usaha yang lebih menjanjikan bagi anak-anak muda untuk berkiprah.
Lapas Kediri Sesak, Puluhan Warga Binaan Dipindah ke Lapas Pemuda Madiun |
![]() |
---|
Distribusi Buku Tabungan Bansos dan Kartu Keluarga Sejahtera Dimulai di Kota Kediri |
![]() |
---|
Gubernur Khofifah Lepas 21 Ribu Peserta Jalan Sehat di Kediri, Tekankan Tolak Pungli di Sekolah |
![]() |
---|
Semarak Lomba Baris Tingkat SMP/MTs Warnai Peringatan HUT RI dan Hari Jadi Kota Kediri |
![]() |
---|
Resmi Dimulai, Groundbreaking Gedung Serbaguna Imigrasi Kediri Hadirkan Semangat Baru Pelayanan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.