Pilkada Kabupaten Malang 2024

Pilkada Kabupaten Malang 2024: Lathifah Shohib Bakal Gandeng Kresna Dewanata Prosakh

Lathifah Shohib bakal berpasangan dengan Kresna Dewanata Prosakh dalam Pilkada Kabupaten Malang 2024. 

Editor: eben haezer
ISTIMEWA/MALANG BANGKIT
Lathifah Shohib 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Lathifah Shohib bakal berpasangan dengan Kresna Dewanata Prosakh dalam Pilkada Kabupaten Malang 2024

Bahkan, Lathifah sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti penjaringan. Namun, bukan mendaftar di DPC PKB Kabupaten Malang, melainkan ia mendaftar di DPP PKB.

"Saya pengurus DPP PKB, jadi jalur pendaftaran lewat DPP," kata cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) ketika dikonfirmasi, Selasa (7/5/2024).

Sebelumnya, Lathifah sempat menjadi kandidat cabup Malang pada Pilkada 2020, namun ia kalah dengan rivalnya, Sanusi, dari PDI Perjuangan.

Rupanya, kekalahan Lathifah tidak membuat dirinya berhenti untuk kembali maju.

Pada Pilkada 2024 ini, ia siap untuk maju kembali sesuai arahan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.

"Insya Allah siap, saya diperintah Ketum unuk maju N1 (Bupati Malang), jangan N2 (Wakil Bupati)," tegasnya.

Kemudian, untuk bacabup Malang yang akan digandeng Lathifah yakni Kresna Dewanata Prosakh, kader NasDem.

Keputusan itu telah ia komunikasikan dengan NasDem. Bahkan ia beberapa kali telah bertemu dengan Kresna, di kediaman ayahnya, mantan Bupati Malang, Rendra Kresna beberapa waktu terakhir.

"Kami sudah komunikasi, ya masih saling sekedar ngomong-ngomong, hampir ada kecocokan," tandasnya.

Kemudian, apa alasan Lathifah menggandeng Kresna? Dikatakannya Kresna merupakan sosok pemuda milenial. Selain itu ia pernah menjabat sebagai Ketua DPD KNPI Malang tahun 2012-2014.

Di sisi lain, kemantapan Lathifah untuk kembali maju ke Pilkada 2024 ini karena modal yang telah ia miliki pada pencalonan 2020 lalu.

"Kita sudah punya modal (pilbup) 2020, dan itu tetap kita rawat selama 2020 sampai sekarang. Kemarin pemilihan legislatif juga kita rawat," urai wanita yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI itu.

Dikatakan Lathifah, ada beberapa catatan dari Pilbup 2020 lalu yang perlu dievaluasi. Antara lain dari tim internal yang perlu dibenahi. Termasuk selektif dalam memilih koordinator di lapangan.

"Intinya kami akan berkoordinasi dengan semua pihak yang berpotensial untuk memenangkan pilkada 2024," bebernya.

Selanjutnya, mereka akan menghidupkan kembali mesin politik yang lama untuk ditambal sulam.

Sehingga kesiapan inilah yang menjadi modal Lathifal untuk percaya diri kembali maju di Pilbup Malang. Dan siap untuk mengahadapi Sanusi, yang mengalahkannya sebanyak 3 persen suara di Pilkada 2020.

(lu'lu'ul isnainiyah/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved