Operasi Ketupat Semeru 2024

Operasi Ketupat 2024 di Kota Blitar: Kasus Kecelakaan Naik, Angka Pelanggaran Lalu Lintas Turun 

Jumlah peristiwa kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar Kota pada Operasi Ketupat 2024 meningkat jika dibandingkan tahun lalu.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Polisi mengatur arus lalu lintas di traffic light Jl Kawi, Kota Blitar, Senin (8/4/2024). 

TRIBUNMATARAMAN.COM -  Jumlah peristiwa kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar Kota pada Operasi Ketupat 2024 meningkat jika dibandingkan dengan Operasi Ketupat 2023.

Selama Operasi Ketupat 2024, terjadi 14 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar Kota

Sedang pada Operasi Ketupat 2023, hanya ada sembilan kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar Kota

"Angka kasus kecelakaan momen Lebaran tahun ini memang meningkat kalau dibandingkan Lebaran tahun lalu. Tapi, Lebaran tahun ini tidak ada korban meninggal dunia, kalau Lebaran tahun lalu ada 2 korban meninggal dunia akibat kecelakaan," kata Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP M Taufik Nabila, Jumat (19/4/2024). 

Dari 14 kasus kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat 2024, hanya ada 28 orang korban luka ringan dan kerugian materiil mencapai Rp 20 juta. 

Sedangkan dari sembilan kasus kecelakaan lalu lintas pada Operasi Ketupat 2023, terdapat 20 orang korban luka ringan, dua orang korban meninggal dunia dan kerugian materiil Rp 4,8 juta. 

Dikatakannya, untuk kasus pelanggaran lalu lintas pada Operasi Ketupat 2024 mengalami penurunan sangat signifikan jika dibandingkan pada Operasi Ketupat 2023.

Pada Operasi Ketupat 2024 hanya ada 370 pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran lalu lintas didominasi pengendara roda dua sebanyak 260 pelanggaran dan roda empat 110 pelanggaran. 

Pelanggaran kendaraan roda empat paling banyak tidak menggunakan sabuk pengaman sebanyak 75 kasus, sedang pelanggaran kendaraan roda dua paling banyak tidak memakai helm sebanyak 149 kasus. 

Sedang jumlah pelanggaran lalu lintas pada Operasi Ketupat 2023 mencapai 2.588 kasus yang didominasi pengendara roda dua sebanyak 1.582 kasus dan pengendara roda empat sebanyak 1.006 kasus. 

"Semua pelanggaran selama Operasi Ketupat itu kami tindak menggunakan tilang elektronik atau ETLE," ujarnya. 

Menurut Taufik, secara umum, pelaksanaan angkutan mudik Lebaran 2024 di wilayah hukum Polres Blitar Kota berjalan lancar. 

Arus lalu lintas di wilayah Kota Blitar memang meningkat saat arus mudik Lebaran 2024. Namun, tidak sampai terjadi kemacetan kendaraan di wilayah Kota Blitar. 

"Arus lalu lintas memang sempat padat di jam-jam tertentu, tapi tidak sampai menimbulkan kemacetan parah," katanya.

(samsul hadi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 


 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved