Pemilu 2024

Calon Ketua DPRD Jatim Oleh PKB Akan Dipilih Lewat Mekanisme Fit And Proper Test

PKB akan melakukan fit and proper test untuk menentukan siapa yang akan menjadi ketua DPRD Jatim 2024-2029

Editor: eben haezer
ist
Dari kiri ke kanan: Anik Maslachah, Musyafak Rouf, dan Fauzan Fuadi. Ketiganya memiliki kans kuat menjadi Ketua DPRD Jatim 2024-2029 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipastikan akan mendapat jatah kursi Ketua DPRD Jatim untuk periode 2024-2029. Hal ini seiring perolehan 27 kursi PKB dan berstatus sebagai peraih kursi mayoritas di Indrapura hasil Pemilu 2024

Dalam tata tertib DPRD Jatim diatur bahwa Ketua DPRD berasal dari partai politik yang memperoleh kursi terbanyak pertama di DPRD.

Nantinya, parpol pemenang diminta mengajukan nama. Sementara posisi wakil ketua menjadi jatah parpol pemenang kedua, ketiga, keempat dan kelima. 

Sekretaris DPW PKB Jatim, Anik Maslachah mengungkapkan, partainya sudah memiliki mekanisme tersendiri dalam penentuan siapa yang akan ditunjuk sebagai Ketua DPRD.

Pertama, DPW PKB Jatim menyampaikan usulan nama kepada DPP untuk selanjutnya dilakukan fit and proper test. 

"Baru nanti dari hasil fit and proper test itu muncul siapa yang memenuhi persyaratan," kata Anik, Kamis (14/3/2024). 

Mekanisme ini sudah dipakai sejak lama. Anik berkaca pasca Pemilu 2019 lalu saat PKB mendapat jatah posisi Wakil Ketua DPRD Jatim. PKB juga memberlakukan mekanisme fit and proper test. 

Saat itu, fit and proper diikuti oleh Anik s bersama Fauzan Fuadi, Bendahara DPW PKB Jatim. Hasilnya, Anik ditunjuk menjadi Wakil Ketua DPRD Jatim. Sementara Fauzan saat ini menjadi Ketua Fraksi PKB di DPRD Jatim. 

Isu yang saat ini berkembang, PKB punya sejumlah nama yang berpeluang ditunjuk menjadi Ketua DPRD Jatim. Setidaknya ada tiga nama yakni Anik, Musyafak Rouf dan Fauzan Fuadi. 

Anik merupakan Sekretaris DPW PKB dan saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD Jatim. Pengalamannya sebagai pimpinan selama lima tahun, menjadikan Anik punya peluang besar ditunjuk DPP PKB. 

Sementara Musyafak dinilai juga punya peluang lantaran pernah menjadi Ketua DPRD Surabaya. Pada Pemilu 2024, Ketua DPC PKB Surabaya itu nyaleg dan berhasil lolos dari dapil Jatim I. Pun demikian dengan Fauzan. Politisi muda itu juga dianggap punya peluang yang diperhitungkan karena sudah pengalaman sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim pada periode ini. 

Saat dimintai tanggapan terkait peluang ditunjuk sebagai Ketua DPRD Jatim, Anik menyatakan akan tunduk dan patuh kepada keputusan partai.

"Sebagai kader, apapun yang menjadi kebijakan partai tentu harus diikuti. Harus melaksanakan dan mengamankan segala bentuk kebijakan partai," ungkap politisi asal Sidoarjo itu. 

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Fauzan Fuadi memberikan isyarat jawaban diplomatis terkait peluang dirinya ditunjuk sebagai Ketua DPRD Jatim.

Melalui aplikasi pesan WhatsApp, Fauzan hanya membalas berupa stiker bertuliskan 'Manut Boss' bergambar dirinya sedang mencium tangan Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB. 

Sedangkan Musyafak Rouf, saat dihubungi melalui nomor ponsel pribadinya belum memberikan respon. 

(yusron naufal putra/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved