Pemilu 2024

Dua Pasangan Kakak Beradik Akan Sama-sama Duduk di Kursi DPRD Tulungagung

Ada dua pasang kakak beradik yang akan sama-sama duduk di kursi DPRD Tulungagung periode 2024-2029.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
ist
Ahmad Baharudin dan Mochamad Tohar (atas), The Hong Sem dan Panhis Yody Wirawan (bawah). 

PAW dilakukan saat itu karena bupati Syahri Mulyo berhalangan tetap setelah terbukti bersalah dalam perkara yang ditangani KPK.

Wakilnya, Maryoto Birowo dilantik menjadi bupati definitif, sementara wakilnya diisi lewat pemilihan di DPRD Tulungagung.

PDI Perjuangan dan Nasdem yang mengusung pasangan Syahri-Maryoto sama-sama mengusulkan satu nama, untuk dipilih anggota DPRD Tulungagung.

PDI Perjuangan mengusung Gatut Sunu Wibowo, sementara Nasdem mengusung Panhis.

Sayangnya dalam pemilihan di internal DPRD Tulungagung ini Panhis kalah dukungan, sehingga jabatan Wabup Tulungagung jatuh ke Gatut Sunu.

Kehadiran kakak beradik ini juga menjadi hal positif, sebab keduanya berasal dari etnis minoritas Tionghoa.

Kehadiran The Hong Sem dan Panhis memberi gambaran, etnis Tionghoa ikut berperan dalam politik lokal Tulungagung.

Baharudin dan Tohar

Baharudin juga salah satu Caleg petahana yang kembali lolos dari Dapil Tulungagung 1.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tulungagung  mendapat 10.875 suara, dan menduduki suara terbanyak ke-3 tingkat kabupaten.

Baharudin juga memegang jabatan Ketua Askab PSSI Kabupaten Tulungagung.

Sosoknya dikenal sebagai pengusaha konveksi sukses, dan sejumlah usaha lainnya.

Sementara Tohar benar-benar nama baru di dunia politik Tulungagung.

Kiprahnya juga tidak banyak diketahui oleh publik.

Tohar lolos dari Dapil Tulungagung 3, meliputi Kecamatan Campurdarat, Tanggunggunung, Kalidawir dan Pucanglaban dengan 3.674 suara.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved