Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek
Heboh Kakek Asal Kediri Ditemukan Tewas di Hutan Trenggalek, Polisi Temukan Adanya Luka
Seorang Kakek asal Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri ditemukan tewas di Hutan Kabupaten Trenggalek
Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: faridmukarrom
TRIBUNMATARAMAN.COM - Warga Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, digegerkan dengan penemuan jenazah di kawasan hutan perhutani petak 40 B RPH Sumurup BKPH Trenggalek, Senin (4/3/2024).
Jenazah tersebut ditemukan tergeletak di atas bebatuan sungai di tengah hutan desa setempat dengan luka di kepala dan punggung.
Kapolsek Bendungan, Iptu Suswanto mengatakan korban merupakan warga setempat bernama Kasim (65), namun sesuai KTP, korban merupakan warga Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.
Baca juga: Daftar 18 Politisi Baru yang Sukses Duduk di Kursi DPRD Kabupaten Bojonegoro, Intip Nama Baru Ini
Kronologi bermula saat warga mengetahui sepeda motor milik Kasim yang terparkir di kawasan hutan warga pada Minggu (3/3/2024) pagi.
"Warga awalnya tidak curiga, namun hingga siang hari ternyata korban tidak kembali ke rumah," kata Suswanto, Senin (4/3/2024).
Lalu pukul 15.00 WIB warga berangkat ke hutan untuk mencari pemilik sepeda, namun hingga malam hari pencarian tersebut tidak membuahkan hasil.
Pencarian lalu dilanjutkan pada Senin (4/3/2024) pagi, setelah sampai di hutan petak 40 B Kawasan RPH Sumurup ditemukan mayat Laki-laki di atas bebatuan sungai.
Mendapatkan laporan dari warga, petugas dari Polsek Bendungan serta tim INAFIS Polres Trenggalek mendatangi TKP dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Selain itu juga dilakukan pemeriksaan luar bersama tim medis Puskesmas Bendungan dan team INAFIS Polres Trenggalek," lanjutnya.
Setelah pemeriksaan dilakukan korban yang merupakan pensiunan PNS tersebut dievakuasi ke rumahnya yang berjarak lebih kurang 3 kilometer dari TKP.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka di kepala dan punggung yang di duga akibat terjatuh, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan," ucap Suswanto.
Selain luka-luka tersebut korban diduga meninggal dunia akibat kelelahan dan kedinginan mengingat korban juga sudah berusia lanjut dan tidak mendapatkan asupan makanan serta minuman selama di hutan.
Menurut Suswanto, korban sering mengalami linglung setelah istirnya meninggal dunia. Korban juga sering pergi dari rumah dan lupa jalan pulang.
"Menurut keterangan anak korban, korban juga sering pulang diantar oleh orang," pungkasnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(tribunmataraman.com)
Nelayan Hilang di Perairan Munjungan Trenggalek, Perahu Ditemukan Terdampar Tanpa Pemilik |
![]() |
---|
Peras Kepala Desa, Tiga Orang Mengaku Wartawan di Trenggalek Divonis Penjara |
![]() |
---|
Wagub Jatim Emil Dardak Salurkan Bansos Rp 4,2 Miliar untuk Masyarakat Trenggalek |
![]() |
---|
SMA 1 Kampak Trenggalek Disidak Wakil Ketua DPRD Jatim, Tindaklanjuti Demo Siswa soal Iuran |
![]() |
---|
Tak Ada Lagi Honorer, Bupati Mas Ipin Lantik 1.329 PPPK Kabupaten Trenggalek |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.