Pemilu 2024

Hasil Sementara Pileg DPRD Jatim 2024, Kursi PDIP Terancam Turun, PKB Memimpin Disusul Gerindra

Hasil Sementara Pileg DPRD Jatim 2024, Kursi PDIP Terancam Turun, Suara PKB Masih Memimpin Disusul Gerindra

Editor: Rendy Nicko
yusron naufal putra
Sidang paripurna DPRD Jatim yang diawali dengan interupsi terkait polemik seragam sekolah di Tulungagung yang diduga melibatkan permainan Dindik Jatim. Hasil Sementara Pileg DPRD Jatim 2024, Kursi PDIP Terancam Turun, Suara PKB Masih Memimpin Disusul Gerindra 

TRIBUNMATARAMAN.COM, SURABAYA - Dinamika Pemilu 2024 membuat peta politik di Jawa Timur turut terdampak.

Hasil sementara hitung KPU menunjukkan potensi pergeseran komposisi parpol pemenang Pileg di DPRD Jatim dibanding Pemilu sebelumnya. 

Berdasarkan real count KPU hingga Minggu (25/2/2024) pukul 12.06 dengan data masuk 72,28 persen, PKB masih memimpin perolehan suara.

Sementara ini PKB mendapat 2.534.305 suara atau 20,43 persen. Lalu di posisi kedua, ada Partai Gerindra

Partai besutan Prabowo Subianto itu sementara ini mendapat 2.054.311 suara atau 16,56 persen.

Lantas di posisi ketiga ada PDI Perjuangan yang sementara ini mendapat 1.987.257 suara atau 16,02 persen.

Tiga posisi parpol teratas ini cukup menarik mengingat berbeda dengan hasil Pemilu 2019. 

Pada Pemilu lima tahun lalu, PDIP menjadi partai pemenang Pemilu dan mendapat 27 kursi serta berhak atas kursi Ketua DPRD Jatim.

PKB saat itu mendapat 25 kursi, sedangkan Partai Gerindra memperoleh 15 kursi dari total 120 kursi DPRD Jatim.

Mengacu hasil hitung sementara untuk Pileg 2024 di Jawa Timur maka PKB potensi menggusur PDIP di DPRD Jatim. 

Saat dikonfirmasi, Bendahara DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi menyambut baik hasil hitungan suara tersebut. Meski demikian, dia belum membeber prediksi hasil konversi suara menjadi kursi DPRD Jatim.

"Masih dihitung, yang pasti unggul jauh. Ibarat perjalanan ke Jakarta, PKB sudah lepas Semarang, yang lain baru mau masuk Madiun," seloroh Fauzan saat dihubungi TribunJatim.com, Minggu (25/2/2024). 

Dalam analisanya, Fauzan menyebut ada banyak faktor mengapa terjadi peningkatan suara signifikan PKB termasuk di Jawa Timur pada Pemilu kali ini.

Satu faktor yang tak dipungkiri adalah tampilnya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai cawapres nomor urut 1. 

Hal ini membuat kader PKB bergerak dalam upaya pemenangan.

Meskipun, hasil suara paslon Anies-Muhaimin saat ini masih tertinggal. Faktor lain yang disebut Fauzan juga berpengaruh pada suara partai adalah upaya merawat konstituen.

"Sudah rejekinya PKB kali ya. Berkah konsisten merawat konstituen, sehingga PKB kembali dipercaya memikul amanat dari mereka," terang Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim tersebut. 

Dikonfirmasi terpisah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jatim tak memungkiri potensi turunnya suara mereka di Pemilu 2024 ini.

Termasuk juga potensi melorot sebagai pemenang Pemilu. Namun, PDIP Jatim menegaskan masih akan menunggu hasil resmi. 

"Saat ini kami terus kawal, apakah penurunan ini secara fair atau ada cerita lain," kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Budi Sulistyono alias Kanang kepada TribunJatim.com saat dihubungi dari Surabaya, Minggu (25/2/2024). 

Mengawal penghitungan suara ditegaskan Kanang bakal terus dilakukan. Tujuannya memastikan proses Pemilu berjalan fair sesuai ketentuan.

"Akan kami kawal, kami punya kamar hitung sendiri," ujar politisi senior PDIP tersebut. 

Kanang juga belum membeber rinci prediksi perolehan kursi jika berkaca dari hasil hitung sementara ini.

Namun, kalaupun ada potensi penurunan kursi, Kanang yakin tidak akan merosot tajam. Prediksi Kanang, bisa turun hanya dua atau tiga kursi dibanding Pemilu sebelumnya. 

Berkaca dari persaingan beberapa dapil di Jawa Timur, perolehan kursi PDIP memang terancam turun.

Misalnya Dapil Jatim I yang meliputi Kota Surabaya, sejauh ini PDIP berpotensi hanya mendapat dua kursi atau turun satu kursi dibanding Pemilu 2019.

"Kita lihat hasilnya nanti," pungkas mantan Bupati Ngawi dua periode tersebut. 

(Yusron Naufal Putra/TribunMataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved