Pemilu 2024

16 Tenaga Pencoblosan dan Linmas di Bawah KPU Tulungagung Sakit Karena Kelelahan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung mendata ada 16 tenaga adhoc Pemilu 2024 yang mengalami sakit karena kelelahan

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
ist
Personel KPU Tulungagung membesuk petugas adhoc Pemilu yang sakit. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung mendata ada 16 tenaga adhoc Pemilu 2024 yang mengalami sakit.

Mereka terdiri dari KPPS, PP dan anggota Satlinmas yang melakukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Tulungagung, Muchamat Amarodin, mengatakan mereka yang sakit dirawat di rumah sakit dan Puskesmas.

“Sudah ada yang diizinkan pulang. Mereka tinggal rawat jalan,” jelas Amar, Jumat (16/2/2024).

KPU menjadwalkan untuk mengunjungi para tenaga adhoc Pemilu yang sakit ini.

Tahap awal kunjungan dilakukan pada pasien yang dirawat di Puskesmas Kauman.

Di fasilitas kesehatan ini diketahui salah satu KPPS mengalami sakit tipes.

“Kondisi sakit ini memang karena kelelahan. Tenaga mereka terforsir selama Pemilu,” sambung Amar.

Lanjutnya, proses pencoblosan dan rekapitulasi di tingkat TPS memang memakan waktu.

Rata-rata proses ini berlangsung lebih dari 24 jam dengan waktu istirahat yang terbatas.

Seluruh tenaga adhoc Pemilu yang sakit saat ini dalam kondisi stabil.

“Kami akan data untuk pemberian santunan. Syaratnya harus ada rekam medik dari tempat perawatan,” ungkap Amar.

Petugas yang meninggal dunia mendapat santunan Rp 36 juta.

Jumlah ini masih ditambah dengan biaya pemakaman sebesar Rp 10 juta.

Sementara mereka yang sakit akan mendapat santunan antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.

(David Yohanes/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved