Kebakaran di Bendiljati Tulungagung
Hasil Olah TKP, Kebakaran di Bendiljati Tulungagung Bukan Karena Korsleting Listrik
Brdasarkan hasil olah TKP, kebakaran gudang peralatan rumah tanggai di Bendiljati Kulon, Tulungagung, bukan karena korsleting listrik.
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
Sejumlah sampel telah diambil dari titik yang diduga awal munculnya api, seperti abu sisa pembakaran, sisa tebon yang terbakar serta sejumlah kerikil yang ada di titip itu.
Sampel ini nantinya akan diuji di laboratorium, untuk memastikan dugaan sebelumnya.
Sampel ini secepatnya akan diserahkan ke Laboratorium Forensik Polda Jatim.
“Hasil uji laboratorium nanti yang akan memastikan sumber api,” ujar Mujiatno.
Kebakaran hebat ini menyebabkan kerugian mencapai Rp 1,5 miliar.
Sebelumnya Ali Imron juga mempunyai toko di Pasar Ngunut, Kabupaten Tulungagung.
Namun pada tahun 2019 Pasar Ngunut terbakar, dan toko milik Ali Imron juga ikut ludes.
Usaha Ali semakin berkembang dan menjadi grosir besar peralatan rumah tangga, sampai terjadi kebakaran besar pada Selasa (16/1/2024) kemarin.
Sebelumnya kebakaran besar terjadi di gudang peralatan rumah tangga milik Ali Imron.
Barang yang terbakar mayoritas berbahan plastik sehingga menimbulkan asap hitam pekat.
Asap hitam ini membumbung tinggi hingga terlihat dari jarak belasan kilometer.
Api berhasil dikuasai setelah regu pemadam kebakaran bekerja lebih dari empat jam.
Seluruh bagian gudang beserta isinya ludes terbakar.
Namun petugas berhasil menyekat api sehingga tidak membakar bangunan di bagian depan.
(David Yohanes/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.