Berita Terbaru Kota Blitar

Kisah Nining Sringati, Penyapu Jalan di Blitar yang Manfaatkan Limbah Alam Untuk Kostum Karnaval

Di tangan Nining Sringati, penyapu jalan di kota Blitar, limbah alam disulap menjadi berbagai kostum karnaval cantik

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Nining Sringati menunjukkan topeng karnaval yang dia buat dari bunga pohon pinus 

Ia mencoba mengkombinasikan bunga pinus dengan limbah alam lainnya seperti bunga waru, gedebog pisang, tempurung kelapa, daun palem dan karung goni untuk membuat kostum karnaval.

Ia membeli spon untuk dasar pembuatan kostum karnaval. Lalu, di bagian luarnya, ia lapisi dengan bermacam limbah alam.

"Selain modelnya unik, saya sengaja memilih bahan limbah alam untuk kerajinan kostum karena barangnya gampang didapat. Seperti bunga pinus, di Blitar masih banyak, tinggal ambil gratis. Bahannya juga ramah lingkungan," katanya.

Bahan limbah alam untuk kerajinan kostum karnaval milik Nining memang didapatkan secara gratis, tapi ide pembuatannya yang mahal.

Proses pembuatan kostum karnaval berbahan limbah alam juga butuh waktu lumayan lama. Untuk membuat satu kostum, Nining butuh waktu tiga minggu sampai satu bulan.

Karena, Nining harus memadukan bermacam limbah alam agar terlihat serasi dan cantik ketika menjadi kostum karnaval.

Ia juga tidak menggunakan cat untuk mewarnai kerajinan kostum karnaval. Warna pada kostum karnaval milik Nining merupakan warna alami dari limbah alam.

"Paling cuma saya pernis supaya kelihatan mengkilat.

Sekitar setahun ini, kerajinan kostum karnaval berbahan limbah alam milik Nining mulai dikenal masyarakat Blitar.

Banyak orang menyewa kostum miliknya untuk acara dies natalis sekolah, agustusan dan acara karnaval bersih desa.

Pada momen Agustus 2023 lalu, Nining mendapatkan uang sekitar Rp 4,5 juta dalam sebulan dari hasil menyewakan kostum karnaval miliknya.

"Tarif sewa kostum mulai Rp 300.000 sampai Rp 500.000. Penyewanya masih lokal Kota Blitar dan Kabupaten Blitar. Sekarang saya punya koleksi sekitar 15 kostum. Awal tahun ini mulai buat lagi untuk persiapan Agustus nanti," katanya. 

(samsul hadi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved