Berita Terbaru Kabupaten Lamongan

Didampingi Istri, Pengasuh TPQ di Lamongan Buat Video Pengakuan Telah Mencabuli Santrinya

Seorang pengasuh TPQ di Lamongan Jatim membuat video pengakuan telah melakukan pencabulan terhadap 3 orang santrinya

Editor: eben haezer
ist
Tangkap layar video rekaman pengakuan pengasuh TPQ di Lamongan Jatim yang telah melakukan kekerasan seksual pada santrinya 

"Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi, apabila mengulanginya lagi akan terkena sanksi hukum," ujar R.

R juga memastikan tidak akan aktif lagi di Madrasah Diniyah tempatnya mengasuh santri selama ini.

Selain itu, R juga melepas semua rutinitasnya sebagai khotib Jumat di beberapa masjid, imam masjid,  dan sebagai pengasuh pengajian karena kelakuannya.

"Saya tidak aktif lagi Madin, khotib Jumat di beberapa masjid, imam masjid dan pengasuh pengajian karena peristiwa tadi," ungkapnya.

Dengan penampilannya yang cukup tenang, R yang mengenakan jas abu-abu, songkok, R mengawali dan mengakhiri  rekaman videonya dengan salam.

Rekaman video yang diduga dibuat sebelum R diamankan tersebut menjadi satu diantara sekian banyak petunjuk untuk menangani kasus sang pengasuh TPQ di Kecamatan Deket tersebut.

Ipda Anton Krisbiantoro mengatakan, bahwa rekaman video R itu menjadi salah satu diantara sekian banyak alat  petunjuk bagi penyidik.

"Proses penyelidikan, penyidikan dan  pemeriksaan masih berlangsung. Ada pengakuan saksi korban, beberapa saksi lain, barang bukti, juga rekaman video bisa jadi pendukung," kata Anton kepada SURYA, Sabtu (6/1/2024).

Menurut Anton, penyidik masih perlu memintai keterangan beberapa pihak untuk kepentingan proses hukum kasus yang mendera R. 

Sejauh ini, penyidik Polres Lamongan tidak sedikitpun menemui kendala dalam  menangani kasus  pencabulan terhadap beberapa santrinya.

"R kan menyebutkan ada beberapa korban, makanya penyidik masih maraton melakukan penyidikan," katanya.

Anton tidak menyebutkan berapa jumlah saksi yang sudah dimintai keterangan.

"Sebanyak - banyaknya saksi, agar terang benderang," kata Anton.

(hanif manshuri/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved