Berita Nganjuk

Bawalu Nganjuk Perpanjang Masa Pendaftaran Pengawas Pemilu Tingkat Desa

Kabupaten Nganjuk memperpanjang masa pendaftaran Pengawas Pemilu tingkat Desa/Kelurahan karena jumlah pendaftar masih jauh dari yang dibutuhkan

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Kegiatan pendaftaran pengawas pemilu tingkat Desa/Kelurahan di Panwascam Tanjunganom Nganjuk.  

TRIBUNMATARAMAN.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nganjuk memperpanjang masa pendaftaran Pengawas Pemilu tingkat Desa/Kelurahan.

Sebab, sampai penutupan pendaftaran tanggal 19 Januari 2023, cukup banyak Desa yang jumlah pendaftarnya belum mencapai dua kali kebutuhan peserta.

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Kabupaten Nganjuk, Abdul Syukur Junaidi menjelaskan, perpanjangan masa pendaftaran pengawas pemilu tingkat Desa tersebut akan dibuka pada tanggal 24 hingga 26 Januari 2023.

"Kami harap pada masa perpanjangan pendaftaran tersebut akan banyak yang mendaftar sehingga kuota setiap Desa sebanyak dua pendaftar bisa didapatkan," kata Abdul Syukur Junaidi, Jumat (20/1/2023).

Disamping itu, dikatakan Abdul Syukur, kuota perempuan dalam pendaftar pengawas pemilu tingkat Desa juga harus dipenuhi. Ini setelah selain kuota kebutuhan juga kuota perempuan minimal 30 persen belum terpenuhi pada masa pendaftaran yang ditutup tanggal 19 Januari 2023.

"Bawaslu Nganjuk akan berupaya memenuhi aturan dalam rekrutmen petugas pengawas pemilu tingkat desa tersebut," ucap Abdul Syukur.

Kata dia, sebenarnya jumlah pendaftar pengawas pemilu tingkat Desa tersebut cukup banyak yakni mencapai 873 pendaftar. Terdiri dari 525 laki-laki dan 348 perempuan. Dimana pendaftar di Panwascam Kecamatan Gondang yang terbanyak.

Hanya saja, ungkap Abdul Syukur, dalam pendaftaran tersebut tidak merata. Dimana pendaftar di satu Desa ada yang melebihi kebutuhan, namun di Desa lain pendaftar kurang memenuhi kebutuhan. Dan hanya dua Kecamatan yakni Kecamatan Sawahan dan Kecamatan Wilangan jumlah pendaftar di seluruh Desa sudah memenuhi kebutuhan. Sedangkan di 18 Kecamatan kebanyakan jumlah pendaftar belum memenuhi kebutuhan.

"Ini menjadi tantangan bagi Bawaslu untuk bisa mengajak relawan desa atau warga berminat mendaftar sebagai pengawas pemilu tahun 2024 mendatang. Dimana untuk satu desa akan ada satu pengawas pemilu," tutur Abdul Syukur. (aru/Achmad Amru Muiz)

 

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved