Berita Kediri

Polres Kediri Kembali Menyita Puluhan Motor Dalam Razia Balap Liar di Simpang Lima Gumul

Puluhan unit motor kembali disita Polres Kediri dalam razia balap liar yang dilakukan di kawasan Simpang Lima Gumul Kediri

Editor: eben haezer
ist
Puluhan unit motor yang disita polisi dalam razia balap liar di Simpang Lima Gumul, Kediri 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Meski sudah berkali-kali ditindak, namun aksi balap liar di Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, tak juga berakhir. 

Satlantas Polres Kediri pun kembali menggelar razia. 

Sebab, tak hanya meresahkan masyarakat, aksi balap liar yang biasanya dilakukan malam hingga dini hari itu dinilai mengganggu ketertiban masyarakat dan membahayakan pengguna jalan lain.

"Sebenarnya sudah sering kami lakukan tindakan pada mereka yang melanggar lalu lintas. Tak jarang juga kami sita kendaraannya karena banyak yang tak memenuhi standar," kata Kasat Lantas Polres Kediri, AKP Firdaus Canggih Pamungkas, Minggu (15/1/2023) malam.

AKP Canggih menuturkan, pihak kepolisian rutin melakukan patroli setiap malam untuk memastikan tidak adanya aksi balap liar yang meresahkan tersebut. Namun, para pemotor yang terlibat balap liar seolah tak jera.

Bahkan, mereka masih nekat menggelar konvoi dan balapan di kawasan SLG Kediri seperti yang terjadi pada Sabtu (14/1/2023) malam. 

"Awalnya, kami melaksanakan kegiatan patroli malam Minggu seperti biasanya. Kemudian ada laporan masyarakat ada pemuda yang akan melakukan aksi balap liar di area kawasan SLG," lanjut AKP Canggih.

Setelah itu, pihak Satlantas Polres Kediri langsung menyisir lokasi-lokasi yang diduga akan dijadikan tempat balap liar.

Petugas juga sempat melakukan aksi kejar-kejaran terhadap para pemuda yang akan melarikan diri. 

"Para pemuda ini kaget pada saat kedatangan petugas dan mencoba melarikan diri," jelasnya.

Alhasil, lanjut AKP Canggih, sebanyak 49 kendaraan sepeda motor berhasil diamankan. Para pemuda yang diduga akan melakukan aksi balap liar itu kemudian di bawa ke Mapolsek Ngasem untuk dilakukan pendataan.

"Kami mengimbau kepada para pemuda untuk tidak melakukan aksi balap liar dikarenakan sangat berbahaya dan dapat merugikan diri sendiri serta orang banyak," pungkasnya.

(luthfi husnika/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved