Jumat, 17 April 2026

Berita Blitar

Pemkot Blitar Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bangun Mal Pelayanan Publik 

Pemkot Blitar berencana membangun mal pelayanan publik (MPP) di Gedung Pemuda atau Graha Patria, Jl HOS Cokroaminoto, Kota Blitar, pada 2023.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Gedung Pemuda atau Graha Patria di Jl HOS Cokroaminoto, Kota Blitar, yang akan dijadikan mal pelayanan publik kota Blitar, Selasa (27/9/2022).  

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pemkot Blitar berencana membangun mal pelayanan publik (MPP) di Gedung Pemuda atau Graha Patria, Jl HOS Cokroaminoto, Kota Blitar, pada 2023.

Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran Rp 2 miliar untuk pembangunan mal pelayanan publik kota Blitar. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Blitar, Heru Eko Pramono mengatakan saat ini proses pembangunan mal pelayanan publik masih tahap menunggu rekomendasi dari Kemenpan RB. 

"Sekarang masih menunggu rekomendasi Kemenpan RB. Sesuai rencana pembangunan fisik mulai tahun depan. Kami sudah menganggarkan Rp 2 miliar untuk pembangunan mal pelayanan publik," kata Heru, Selasa (27/9/2022). 

Dikatakannya, sesuai koordinasi dan putusan Wali Kota, pembangunan mal pelayanan publik menggunakan Gedung Pemuda atau Gedung Graha Patria di Jl HOS Cokroaminoto. 

Gedung Pemuda akan direnovasi sesuai standar mal pelayanan publik. "Kami tidak membangun ulang, hanya kami renovasi sesuai standar mal pelayanan publik," ujarnya.

Menurutnya, mal pelayanan publik ini untuk mengintegrasikan semua pelayanan kepada masyarakat. 

Tidak hanya pelayanan di Pemkot Blitar saja, tapi juga pelayanan masyarakat di instansi vertikal bisa dilakukan di mal pelayanan publik. 

Ia menjelaskan, Pemkot Blitar sebenarnya sudah memiliki mal pelayanan publik di Blitar Square. 

Mal pelayanan publik di Blitar Square sebagai embrio untuk pembangunan mal pelayanan publik di Gedung Pemuda. 

Sekarang, mal pelayanan publik di Blitar Square sudah tidak difungsikan lagi.

"Mal pelayanan publik di Blitar Square hanya sebagai embrio. Saat pandemi sempat ditutup, begitu pandemi mereda, dari hasil evaluasi, kunjungan masyarakat sangat minim. Dengan banyak pertimbangan, akhirnya tidak kami fungsikan," katanya.

(samsul hadi/tribunmataraman.com) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved