Pembunuhan di Jember
Setelah Menghabisi Nyawa Korbannya, Tukang Servis TV di Jember Bawa Kabur Uang Rp 13,2 Juta
Hafid, tukang servis TV yang membunuh seorang perempuan di Jember, sempat membawa kabur uang Rp 13,2 juta setelah menggorok leher korbannya
Uang itu ditemukan polisi ketika olah TKP. Rincian lokasi penemuan uang yakni Rp 10,8 juta di dalam tas ransel milik Hafid, dan Rp 2,8 juta ditemukan berceceran di halaman rumah Ita, ketika warga memergoki Hafid dan melumpuhkannya.
Uang itu semuanya diambil dari rumah Ita. Uang tersebut menjadi salah satu barang bukti dalam perkara itu. Selain uang, Hafid juga sempat mengambil ponsel milik Ita.
"Saya menyesal, saya khilaf," imbuh Hafid.
Perbuatan Hafid terhadap Ita, diketahui oleh ibunda Ita, Ny Budi Asmararini (76). Ny Rini tidak bisa berbuat banyak karena memang sudah sepuh, dan sakit. Dia hanya bisa menjerit. Namun Hafid sempat memukulnya, dan menutup mulut Rini memakai plester.
Kini Rini masih dirawat di rumah sakit. Begitu juga dengan dua orang warga yang melumpuhkan Hafid, yakni Benaya Sangkakala dan Juan Felix. Benaya kena tusukan pisau di leher, sedangkan Juan terkena sayatan di paha.
Dua pemuda itu melumpuhkan Hafid ketika hendak kabur dari rumah tersebut.