Breaking News:

Berita Trenggalek

Percepat Pemulihan Ekonomi Trenggalek, Bupati Mas Ipin Launching Program 100 Desa Wisata

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin meluncurkan program 100 desa wisata (Sadewa) di salah satu hotel di Kabupaten Trenggalek, Selasa (14/12/2021)

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
ist/pokdarwis
Salah satu desa wisata di Kabupaten Trenggalek yang menawarkan konsep kamping alam di pinggir pantai di Kecamatan Munjungan.    

TRIBUNMATARAMAN.com | TRENGGALEK – Sektor pariwisata menjadi salah satu tumpuan Kabupaten Trenggalek untuk memulihkan ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Untuk medukung itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin meluncurkan program 100 desa wisata (Sadewa) di salah satu hotel di Kabupaten Trenggalek, Selasa (14/12/2021) malam.

Sebanyak 100 desa wisata diharapkan akan terbentuk dan terbangun selama tiga tahun, hingga 2024.

Baca juga: Di Festival Inovasi Trenggalek, Bupati Mas Ipin Ingatkan ASN Harus “Berakhlak”

Untuk tahun pertama ini, Pemkab telah menyiapkan 35 desa wisata baru. Pengelola dan kelompok sadar wisata di desa-desa terpilih itu telah ditempa, dilatih, dan disiapkan untuk mampu menjadi destinasi yang diminati oleh warga Trenggalek maupun luar Trenggalek.

“Kami ingin ada percepatan pemulihan ekonomi. Target tiga tahun ke depan, sampai dengan 2024 nanti, bisa ada 100 desa wiata di Trenggalek sesuai dengan RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah),” kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Desa-desa wisata itu, lanjut dia, disiapkan untuk menyambut mega proyek yang ada di Kabupaten Trenggalek.

Sebut saja di antaranya, proyek nasional pembangunan bendungan yang berada di tiga tempat, jalur lintas selatan (JLS), Selingkar Wilis.

Selain itu, ada juga proyek pembangunan Bandara Kediri dan tol penghubung Kediri-Tulungagung. Meski tak berada di Kabupaten Trenggalek, Mas Ipin menyebut, dua proyek besar itu akan berdampak signifikan dengan kedatangan orang ke wilayah yang ia pimpin itu.

“Otomatis, dengan infrastruktur itu, orang akan banyak datang ke sini. Dan bila datang, tentunya harus kami siapkan pilihannya. Sehingga Trenggalek nanti benar-benar bisa menjadi jujukan wisata. Sehingga ekonomi Trenggalek menjadi maju,” sambungnya.

Meski baru diluncurkan secara resmi, 35 desa wisata yang disiapkan tahun ini sudah menjalani beberapa tahapan.

Bahkan, beberapa di antaranya telah menggelar beberapa kegiatan menarik. Misalnya, wisata di Desa Ngulangwetan sudah menggelar eco camp, yakni tempat kemping dengan pemandangan asri di pinggir pantai di wilayah Kecamatan Munjungan.

“Semua desa wisata ini didampingi oleh masing-masing satu OPD (organisasi perangkat daerah). Saya minta seluruh OPD memastikan bahwa desa wisata yang mereka dampingi bisa berkembang,” ujar Mas Ipin. (fla)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved