Breaking News:

Berita Trenggalek

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Bupati Trenggalek Minta Semua OPD Berperan Dukung Kesehatan Masyarakat

Pada penyusunan APBD 2022, seluruh OPD diminta memberi porsi anggaran lebih untuk meminimalisir risiko warga sakit. Terlebih dalam situasi pandemi

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman/aflahul abidin
Pelaksanaan Advokasi Penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kabupaten Trenggalek, Jumat (8/9/2021). 

TRIBUNMATARAMAN.com | TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menginstruksikan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) punya peran dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.

Pada penyusunan APBD 2022, seluruh OPD diminta memberi porsi anggaran lebih untuk meminimalisir risiko warga sakit. Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih belum berlalu.

“Mengapa demikian? Karena kami ingin masalah kesehatan ini menjadi kesadaran seluruh pihak. Bukan hanya urusannya dinas kesehatan atau rumah sakit saja,” kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, saat membuka kegiatan Advokasi Penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Jumat (8/9/2021).

Untuk itu, politisi PDI Perjuangan itu meminta agar tiap OPD berinovasi untuk membuat program yang berkaitan dengan tugas instansinya dan kesehatan masyarakat.

“Misalnya, di Dinas PKPLH (Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup) sudah ada program Adipura Desa. Dengan harapan untuk mengajak desa-desa berlomba menjadikan lingkungannya lebih baik dan sehat,” sambung Mas Ipin.

Contoh lain, yakni program Rumah Pangan Lestari di Dinas Pertanian dan Pangan. Lewat program ini, dinas dapat berkontribusi dengan mendorong para petani untuk memproduksi tanaman pangan yang sehat dan jauh dari bahan kimia.

Sehingga, hal tersebut secara tidak langsung juga akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Lewat contoh-contoh itu, Mas Ipin meminta para pemimpin OPD lain untuk membuat inovasi program yang punya dampak pada kesehatan masyarakat.

“Karena hidup sehat itu komponennya banyak. Maka saya yakin semua OPD, bahkan termasuk BKD (Badan Kepegawaian Daerah) yang urusannya adalah soal kepegawaian, tetap bisa berperan dengan caranya masing-masing,” sambung dia.

Mas Ipin menekankan, keterlibatan seluruh pihak dalam meningkatkan kesehatan masyarakat penting di tengah pandemi Covid-19 yang belum berlalu.

“Ini semua harus dilakukan dengan maksimal. Karena kita punya waktu yang sedikit, karena kita tidak akan tahu ke depannya apakah Covid-19 akan kembali melonjak atau tidak. Harapannya, dengan kerja sama semua pihak ini, lonjakan kasus Covid-19 bisa ditekan,” sambugnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek Esti Ayu mengatakan, gerakan kesehatan masyarakat merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan setiap warga untuk hidup sehat.

“Tujuannya untuk menurunkan risiko penyakit menular maupun tidak menular, baik kematian maupun kecacatan. Termasuk juga menurunkan menghindarkan penurunan produktivitas masyarakat,” kata Esti, dalam kesempatan yang sama. 

Baca juga: Tinjau SKD CPNS dan PPPK Non Guru, Bupati Trenggalek Minta Peserta Jangan Tergiur Janji Manis

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved