Breaking News:

Berita Trenggalek

Tinjau SKD CPNS dan PPPK Non Guru, Bupati Trenggalek Minta Peserta Jangan Tergiur Janji Manis

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin meminta para peserta tes SKD CPNS dan PPPK Non Guru agar tak tergiur janji manis sebagai PNS

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman/aflahul abidin
Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin saat meninjau pelaksanaan tes SKD CPNS dan PPPK non guru di Hotel Crown, Tulungagung 

TRIBUNMATARAMAN.com | TRENGGALEK – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin meninjau seleksi kompetensi dasar (SKD) bagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) nonguru, Rabu (6/10/2021).

SKD bagi calon aparatur sipil negara (ASN) Trenggalek itu digelar di Hotel Crown Tulungagung dan akan berlangsung hingga 11 Oktober 2021.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu berpesan agar para peserta menata niat ketika ingin menjadi ASN. Ia meminta agar tujuan utama bekerja sebagai pegawai negeri tak semata-mata untuk mencari pekerjaan.

"Jangan diniatkan mencari pekerjaan, melainkan niatkan untuk mengamalkan ilmu yang dimiliki," kata Mas Ipin.

Maka dari itu, ia berpesan agar mereka yang lolos seleksi kelak mengabdikan diri secara baik.

“Sedang yang nanti belum lolos, jangan berkecil hati, karena mungkin ada kesuksesan di tempat lain," sambungnya.

Mas Ipin juga meminta agar para peserta tak sekadar tergiur dengan janji manis sebagai PNS.

“Jika tergiur hanya karena itu, maka saya akan meragukan kerja kalian nanti," tambahnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Trenggalek, Eko Juniati mengatakan, formasi yang diperebutkan para peserta adalah 250 CPNS dan 160 PPPK nonguru.

Jumlah pendaftar tes tersebut sebanyak 2.460 orang untuk formasi CPNS. Sementara untuk formasi PPPK nonguru sebanyak 279 orang.


Karena berlangsung saat pandemi Covid-19, pelaksanana SKD pada tes CPNS tahun ini berlangsung lebih lama.


“Prosesnya tidak sama dibandingkan dengan tahun-tahun kemarin. Pada tahun sebelumnya, per hari bisa 5 sesi. Sedangkan saat ini dibatasi maksimal hanya 3 sesi per hari," kata Eko. (fla)

 


Foto: Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ketika meninjau pelaksanaan SKD CPNS 2021, Rabu (6/10/2021).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved