Jumat, 24 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Bulog Tulungagung Jamin Ketersediaan MinyaKita dan Beras Jelang Ramadan

Bulog Cabang Tulungagung memastikan tidak akan ada kelangkaan produk minyak goreng MinyaKita di pasaran

Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/David Yohanes
BERAS SPHP - Pemimpin Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan menunjukkan stok beras  SPHP di Gerakan Pangan Murah Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026). Bulog menjamin stok beras SPHP dan MinyaKita untuk memastikan ketersediaan produk pangan yang terjangkau masyarakat.  

Ringkasan Berita:
  • Bulog Cabang Tulungagung memastikan tidak akan ada kelangkaan produk minyak goreng MinyaKita di pasaran.
  • Hal ini disampaikan Pemimpin Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, saat Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jumat (13/2/2026).
  • Ketersediaan sok MinyakKita ini tidak lepas dari Domestik Market Obligation (DMO) 35 persen dari produk minyak sawit

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Bulog Cabang Tulungagung memastikan tidak akan ada kelangkaan produk minyak goreng MinyaKita di pasaran.

Hal ini disampaikan Pemimpin Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, saat Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jumat (13/2/2026).

Ketersediaan sok MinyakKita ini tidak lepas dari Domestik Market Obligation (DMO) 35 persen dari produk minyak sawit.

“Kewajiban DMO ini dikelola 3 BUMN, salah satunya Bulog. Saat ini kami sedang salurkan secara masif ke pasar, GPM, dan outlet yang ditunjuk Disperindag,” jelasnya.

Minyak Kita di Tulungagung dipatok dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter.

Menurut Yonas, saat ini kondisi pasukan Minyak Kita di Jawa Timur sudah hijau, karena maksimal di HET dan banyak yang di bawah HET.

Setiap minggu Bulog Cabang Tulungagung mendapat kiriman stok sekitar 2 kontainer.

“Pokoknya begitu produsen siap, langsung kita jemput. Memang ada kecenderungan permintaan naik, tapi stok sangat aman, tidak perlu khawatir,” tambahnya.

Di awal Ramadan 2026, ada kecenderungan masyarakat membeli stok pangan, sehingga membuat harga naik meski tidak signifikan.

Sebab itu Bulog berupaya menjamin produk pangan yang ada di bawah pengelolaannya, seperti Minyak Kita dan beras.

Baca juga: Laksanakan Arahan Presiden, Pemkab Kediri Gelar Gerakan Indonesia Asri di Kawasan SLG

Untuk setiap Gerakan Pasar Murah, Bulog menyiapkan 1-2 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dan 200 liter minyak kita.

“Stok ini tergantung permintaan pasar. Misalnya beras atau minyaknya habis, kami langsung minta tambahan lagi,” katanya.

Saat ini Bulog Cabang Tulungagung masih menyimpan cadangan bera sebesar 38.000 ton.

Sementara stok Minyak Kita sekitar 18.000 liter, dan akan bertambah lagi sesuai kesiapan DMO minyak sawit.

“Pemerintah hadir untuk memastikan, masyarakat bisa mendapatkan produk pangan yang terjangkau,” pungkasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved