Senin, 8 Juni 2026

Pencurian Minimarket di Tulungagung

Empat Alfamart dan Satu Indomaret di Tulungagung Dibobol Pencuri

Rangkaian pencurian minimarket berjejaring sedang terjadi di Kabupaten Tulungagung, Januari hingga jelang pertengahan Februari 2026 ini

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/David Yohanes
OLAH TKP - Personel Unit INAFIS Satreskrim Polres Tulungagung melakukan olah TKP di Alfamart Ringinpitu, Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (10/2/2026), setelah dibobol pencuri. Ada kejadian pembobolan toko retail modern berjejaring di Tulungagung selama Januari hingga pertengahan Februari 2026.  

Ringkasan Berita:
  • Rangkaian pencurian minimarket berjejaring sedang terjadi di Kabupaten Tulungagung, Januari hingga jelang pertengahan Februari 2026 ini.
  • Empat Alfamart dan satu Indomaret telah dibobol dengan kerugian lebih dari Rp 150 juta.
  • Kasat Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Andi Wiranata Tamba, mengatakan ada 6 kali pembobolan di 5 toko retail modern ini

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Rangkaian pencurian minimarket berjejaring sedang terjadi di Kabupaten Tulungagung, Januari hingga jelang pertengahan Februari 2026 ini.

Empat Alfamart dan satu Indomaret telah dibobol dengan kerugian lebih dari Rp 150 juta.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Andi Wiranata Tamba, mengatakan ada 6 kali pembobolan di 5 toko retail modern ini.

"Ada satu lokasi yang pernah dibobol dua kali. Enam TKP dari lima toko berbeda," jelasnya.

Lanjutnya, ada dua modus yang dilakukan pelaku, yaitu menjebol tembok dan masuk lewat atap toko. 

Andi mengaku tengah melakukan penyelidikan, dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan para saksi.

Polisi kesulitan mendapatkan rekaman CCTV karena pelaku merusak DVR CCTV.

"Pelaku rata-rata sudah memutus jaringan CCTV sebelum beraksi," ucapnya.

Baca juga: Harga Daging Ayam di Tulungagung Capai Rp 42.000 per Kg, Warga Mengeluh Tapi Penjualan Masih Normal

Pencurian toko ritel berjejaring ini terjadi antara pukul 2 hingga pukul 4 dini hari.

Andi menyebut, rentang waktu ini adalah jam-jam rawan yang sering dimanfaatkan pencuri.

Sasarannya rata-rata toko retail yang cukup jauh dari permukiman masyarakat, dan sepi dari lalu lintas.

"Saran kami kepada pengelola minimarket, aktifkan alat untuk mendeteksi pencurian," tegasnya.

Pencurian pertama terjadi di Alfamart Gedangan, Desa Gedangan, Kecamatan Karangrejo dengan kerugian sekitar Rp 21 juta.

Kemudian Alfamart Gedangsewu, di Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu dengan kerugian Rp 33 juta.

Disusul Alfamart Ringinpitu, Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru dengan kerugian Rp 14 juta 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved