Kamis, 11 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Dugaan Solar Ilegal Dibawa Truk Tangki Terguling di JLS Tulungagung Pesanan Dua Perusahaan

Polres Tulungagung telah memeriksa dua orang terkait kecelakaan truk tangki berisi solar di Jalur Lintas Selatan (JLS) Desa/Kecamatan Besuki

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/David Yohanes
PENJELASAN BERSAMA - Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Ryo Pradana (tengah) dan Kasat Lantas, Akp Mohammad Taufik Nabila (kanan) memberi penjelasan bersama terkait truk tangki yang terguling di Jalur Lintas Selatan Tulungagung, Jumat (28/11/2025) lalu. Truk yang dicurigai membawa solar bersubsidi ini diketahui pesanan tambang udang PT KSE di Tulungagung dari PT LBB Surabaya. 

Truk itu diketahui milik PT Barokah Putra Ibu dari Desa Babadan, Kecamatan Karangrejo.

Perusahaan ini pernah terjerat kasus penyelewengan solar bersubsidi yang diungkap Polres Jombang pada akhir 2024 lalu.

“Kami juga akan konfirmasi ke Polres Jombang terkait keterlibatan perusahaan ini,” ucap Ryo.

Masih menurut Ryo, sopir truk tangki itu menunjukkan dokumen surat jalan pengangkutan BBM dari kendaraan yang terguling itu.

Demikian juga pihak PT KSE juga menunjukkan surat pemesanan (DO) ke PT LBB.

Dalam pemesanan itu PT KSE minta solar nonsubsidi untuk industri.

Namun Ryo mengaku masih mendalami, dari Depo Pertamina mana solar itu diambil.

Sementara sampel solar dari truk tangki itu sudah dikirim ke laboratorium.

Sampel yang akan dikirim ke Sucofindo diganti ke Laboratorium Lemigas Kementerian ESDM, sementara sampel ke Puslabfor Polres diganti ke Laboratorium Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

“Sementara sampel yang diambil Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) tetap akan dikirim ke Pertamina,” pungkas Ryo.

Kasat Lantas, AKP Mohammad Taufik Nabila mengaku telah memeriksa sopir truk tangki itu.

Keterangan sopir itu ke penyidik, truk kehilangan tenaga saat jalan menanjak di JLS sebelum pintu masuk Pantai Midodaren.

Mesin kemudian mati sehingga truk mundur, kemudian melaju serong ke kanan hingga masuk ke parit dan terguling.

“Kalau sudah mengeluarkan tilang terkait penggunaan plat nomor polisi palsu,” ujar Taufik.Truk tangki  yang terguling menggunakan plat nomor polisi AG 9462 UT.

Namun setelah dicocokkan nomor rangka dan nomor mesin, nomor polisi itu palsu.

Nomor polisi kendaraan yang asli adalah  AG 9642 UT milik PT Barokah Putra Ibu.

Wartawan juga mengambil sampel dari solar dari tangki saat proses pemindahan.

Sampel ini kemudian dicocokkan dengan produk Pertamina yang  ada di display SPBU.

Hasilnya, solar itu mirip dengan produk Biosolar, jenis solar bersubsidi.

(David Yohanes/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved