Selasa, 28 April 2026

Hari AIDS Sedunia

Peringati Hari AIDS Sedunia, Pegiat HIV/AIDS Tulungagung Bagikan Bunga dan Leaflet di Simpang TT  

Berbagai elemen pegiat HIV/AIDS Kabupaten Tulungagung menggelar aksi simpatik, dalam rangka Hari AIDS Sedunia 2025, di bundaran TT

Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/David Yohanes
BUNGA DAN LEAFLET - Pegiat HIV/AIDS di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur membagikan bunga dan leaflet di simpang TT, dalam rangka peringatan Hari AIDS Sedunia 2025, Senin (1/12/2025). Jumlah akumulatif pengidap HIV/AIDS di Tulungagung 2006-2025 sebanyak 4.350 orang, 1.000 di antaranya meninggal dunia, sementara angka prevalensi 40 per 100.000 penduduk 

Ringkasan Berita:
  • Berbagai elemen pegiat HIV/AIDS Kabupaten Tulungagung menggelar aksi simpatik, dalam rangka Hari AIDS Sedunia 2025, di bundaran TT Tulungagung, Senin (1/12/2025).
  • Para aktivis membagikan bunga dan leaflet informasi mengenai HIV/AIDS kepada pengguna jalan yang melintas.  
  • Aksi simpatik ini juga bagian dari upaya target eliminasi HIV/AIDS 2030 yang dicanangkan pemerintah.   

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Berbagai elemen pegiat HIV/AIDS Kabupaten Tulungagung menggelar aksi simpatik, dalam rangka Hari AIDS Sedunia 2025, di bundaran TT Tulungagung, Senin (1/12/2025).

Para aktivis membagikan bunga dan leaflet informasi mengenai HIV/AIDS kepada pengguna jalan yang melintas.  

Aksi simpatik ini juga bagian dari upaya target eliminasi HIV/AIDS 2030 yang dicanangkan pemerintah.   

Tema nasional Hari AIDS Sedunia 2025 adalah, Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlanjutan Layanan HIV. 

“Setiap kami konsisten setiap tahun memperingatkan masyarakat, kepada kelompok berisiko untuk segera tes HIV," jelas Sekretaris 1 Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Tulungagung, Ifada Nur Rohmaniah.

Lanjutnya, perlu proses penyadaran terus menerus agar masyarakat peduli dengan HIV/AIDS.

Mereka yang punya perilaku berisi tertular HIV/AIDS untuk dengan kesadaran memeriksakan diri.

Tujuannya supaya sejak dini kondisi mereka bisa diketahui, sehingga proses pengobatannya juga lebih mudah.

Sementara yang sudah positif, juga dilakukan edukasi untuk mengonsumsi obat antiretroviral (ARV) untuk menekan jumlah virus, hingga tidak menularkan ke orang lain.

“Dalam afirmasi positif, Tulungagung Tanpa Stigma (terhadap pengidap HIV/AIDS), bersama masyarakat secara umum,” tambahnya.

Puncak Hari AIDS Sedunia akan diisi dengan seminar di Pendapa Kongas Arum  Kusumaning Bongso Tulungagung.

Baca juga: Respons Disnaker Soal Warga Kabupaten Blitar Jadi Korban Kebakaran Apartemen di Hong Kong

Sasaran seminar ini adalah para Kepala SD dan SMP, karena berkaitan dengan proses penjangkauan di kalangan remaja.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Dinas Kesehatan Tulungagung, Desi Lusiana Wardhani, mengatakan saat ini semua pemangku HIV/AIDS terus melakukan penjaringan sebanyak mungkin.

“Tujuannya temukan pasien sebanyak mungkin, segera obati dan menghentikan rantai penularan,”  jelasnya.

Angka akumulatif pengidap HIV di Tulungagung sejak 2006 sebanyak 4.350 orang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved