Rabu, 29 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Jember

Polisi Siegel SPBU Tegalbesar Jember, Ditengarai Terlibat Pencurian Solar 4.000 Liter

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Teuku Umar, Tegalbesar, Kabupaten Jember, ditengarai terlibat penyaluran BBM secara ilegal

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Imam Nawawi
DILARANG BEROPERASI: Polisi segel SPBU di Jalan Teuku Umar, Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates Jember Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026). SPBU ini diduga terlibat pencurian solar sebanyak 4 ribu liter. 

Ringkasan Berita:
  • Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Teuku Umar, Tegalbesar, Kabupaten Jember, ditengarai terlibat penyaluran BBM secara ilegal.
  • Bahkan pihak Polres Jember telah menyegel SPBU tersebut, Sabtu (14/3/2026).
  • SPBU ini terindikasi terlibat dalam aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar sebanyak 4.000 liter

TRIBUNMATARAMAN.COM, JEMBER - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Teuku Umar, Tegalbesar, Kabupaten Jember, ditengarai terlibat penyaluran BBM secara ilegal.

Bahkan pihak Polres Jember telah menyegel SPBU tersebut, Sabtu (14/3/2026).

SPBU ini terindikasi terlibat dalam aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar sebanyak 4.000 liter.

BBM itu diangkut secara ilegal menggunakan sebuah truk pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.

Penyegelan SPBU tersebut dilakukan bersama Wakil Ketua Komisi XII DPRD RI Fraksi Gerindra Bambang Haryadi dan BPH Migas.

Wakapolres Jember, Kompol Ferry Dharmawan mengatakan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi ke nonsubsidi di SPBU ini berlangsung dini hari 

“Tadi malam ada dugaan penyalahgunaan BBM ya, dari subsidi ke nonsubsidi. Kami sepakat nanti untuk sementara SPBU ini akan kita segel dulu untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Baca juga: Penyeberangan Selat Bali Rawan Macet, Gapasda : Dermaga Cuma 7 Pasang Idealnya 10

Selama proses pengusutan perkara ini, Ferry mengaku menyegel dulu SPBU tersebut sampai aktor penyelewengan BBM ini terungkap.

Sementara, Anggota DPR RI Bambang Hariyadi mengatakan, ribuan liter solar yang dicuri ini merupakan hak BBM milik nelayan dan masyarakat tertentu.

"Bayangkan sekitar 4.000 liter diangkut truk yang kabur itu. Harusnya diperuntukkan untuk masyarakat, untuk nelayan atau masyarakat yang memang menjadi sasaran,” tanggapnya.

Bambang meminta PT Pertamina untuk mencabut izin operasional SPBU tersebut karena dianggap telah memfasilitasi tindak pidana pencurian BBM. 

Selama proses penyegelan, Bambang menyarankan warga sekitar bisa beralih melakukan pembelian BBM di SPBU lain terdekat.

“SPBU ini sudah melakukan pencurian, saya minta ke Pertamina SPBU ini kita tutup. Tidak boleh beroperasi sampai penyidikannya jelas. Tapi semua kuotanya kami alihkan ke situ (SPBU terdekat),” pinta DPR RI Dapil Jember- Lumajang ini 

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas mendukung penuh langkah hukum yang diambil. 

Kata dia, meski SPBU ini berada di jalur alternatif, tetap diperlukan pengawasan secara ketat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved