Koperasi Merah Putih Kediri
9 KDMP Rampung di Kediri, 219 Gerai Dibangun, Target Tuntas Akhir Maret 2026
Program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kediri mulai menunjukkan progres signifikan
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
Ringkasan Berita:
- Program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kediri mulai menunjukkan progres signifikan.
- Hingga saat ini, sebanyak sembilan KDMP dilaporkan telah rampung 100 persen dan siap memasuki tahap operasional.
- Dari total 344 KDMP yang telah berbadan hukum di Kabupaten Kediri, sembilan di antaranya kini sudah berdiri secara fisik
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kediri mulai menunjukkan progres signifikan.
Hingga saat ini, sebanyak sembilan KDMP dilaporkan telah rampung 100 persen dan siap memasuki tahap operasional.
Dari total 344 KDMP yang telah berbadan hukum di Kabupaten Kediri, sembilan di antaranya kini sudah berdiri secara fisik.
Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopusmik) Kabupaten Kediri, Santoso mengatakan seluruh KDMP sebenarnya telah terbentuk secara administratif sejak pertengahan 2025.
Proses legalitas badan hukum diselesaikan secara serentak pada Mei hingga Juni 2025.
"Di Kediri 9 sudah selesai, pembangunannya bertahap," kata Santoso, Senin (23/2/2026).
Santoso menjelaskan, pembangunan fisik dilakukan melalui skema kerja sama lintas instansi.
Mekanismenya dimulai dari kementerian yang bekerja sama dengan PT Agrinas, kemudian Agrinas menggandeng Kodim di masing-masing daerah untuk pelaksanaan di lapangan.
Berdasarkan laporan per 22 Februari 2026, sembilan KDMP telah terbangun 100 persen.
Selain itu, progres pembangunan gerai KDMP secara keseluruhan telah mencapai 219 unit, sementara 25 KDMP lainnya masih dalam tahap awal pembangunan.
"Kami terus melakukan monitoring dan koordinasi. Targetnya seluruh pembangunan KDMP bisa selesai pada akhir Maret 2026," jelasnya.
Baca juga: Kandang Ayam di Kanigoro Blitar Ludes Terbakar, 8.000 Ekor Ayam Hangus
Adapun sembilan KDMP yang telah rampung berada di Kecamatan Ngadiluwih, Kras dan Kecamatan Semen.
Santoso menegaskan, KDMP dirancang bukan sekadar koperasi simpan pinjam, melainkan sebagai pusat kegiatan ekonomi desa yang terintegrasi.
Konsepnya mencakup gerai sembako, apotek, klinik, logistik, layanan simpan pinjam, hingga kantor koperasi dalam satu kawasan.
"KDMP ini menjadi wadah produksi dan distribusi kebutuhan masyarakat desa. Harapannya, perputaran ekonomi bisa lebih banyak terjadi di dalam desa sendiri," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Pembangunan-KDMP-di-Keling-Kepung-Kediri.jpg)