Minggu, 26 April 2026

Koperasi Merah Putih Kediri

Koperasi Merah Putih Ngadirejo Kota Kediri Resmi Dibuka, Jadi Model Ekonomi Berbasis Komunitas

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meresmikan Koperasi Merah Putih Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Luthfi Husnika
KOPERASI MERAH PUTIH - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meresmikan Koperasi Merah Putih Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri, Jumat (12/11/2025). Koperasi ini menjadi ekonomi berbasis komunitas. 

Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meresmikan Koperasi Merah Putih Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri, Jumat (12/12/2025). 
  • Koperasi berbasis komunitas ini hadir dengan konsep berbeda karena tidak hanya berfokus pada sembako, tetapi juga mengangkat potensi lokal serta membuka ruang bagi kreativitas anak muda. 
  • Dengan empat gerai di dalamnya, koperasi ini diharapkan menjadi model pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis kolaborasi

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meresmikan Koperasi Merah Putih Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri, Jumat (12/12/2025). 

Koperasi berbasis komunitas ini hadir dengan konsep berbeda karena tidak hanya berfokus pada sembako, tetapi juga mengangkat potensi lokal serta membuka ruang bagi kreativitas anak muda. 

Dengan empat gerai di dalamnya, koperasi ini diharapkan menjadi model pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis kolaborasi.

Wali Kota Kediri menyampaikan apresiasinya terhadap konsep koperasi yang dinilai inovatif.

Ia menegaskan bahwa keberadaan koperasi ini mampu membuka banyak peluang bagi warga. 

"Koperasi ini tidak hanya menjual sembako, tapi juga menyediakan obat-obatan, kerajinan, hingga studio foto yang dikelola anak muda. Ini menarik karena semua sektor diberi ruang," katanya.

Baca juga: Lewat Urban Farming Kalcer Fest Dorong Lahirnya Petani Muda di Kediri, Antusias Gen Z Mulai Menguat

Vinanda juga menyoroti keberhasilan koperasi menggandeng tenaga farmasi dalam mendampingi layanan apotek. 

Menurutnya, hal ini membuat koperasi tidak hanya fokus pada kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi pusat layanan yang lebih lengkap. 

"Ada kolaborasi dengan tenaga farmasi sehingga layanan apoteknya berjalan profesional," jelasnya.

Selain sembako dan obat-obatan, Wali Kota Kediri menilai potensi lokal yang dipasarkan melalui koperasi menjadi kekuatan tersendiri. 

Produk sandang yang dijahit oleh enam penjahit lokal serta kerajinan warga Ngadirejo kini memiliki ruang untuk dipasarkan secara lebih luas. 

"Ini bukti bahwa potensi lokal bisa naik kelas ketika diberi wadah," tambahnya.

Menariknya lagi, Koperasi Merah Putih turut melibatkan anak muda dalam pengelolaan studio foto dan pengembangan e-commerce. Langkah ini diyakini mampu memperkuat daya saing koperasi di era digital. 

"Anak-anak muda bergerak cepat dalam digitalisasi dan itu sangat membantu promosi produk koperasi," kata Wali Kota Kediri.

Ia berharap koperasi ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain yang masih mencari arah pengembangan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved