Rabu, 22 April 2026

Ramadan 2026

Awal Ramadan 2026, Warga Serbu Penukaran Uang Pecahan Rupiah di Masjid Agung Kediri

Bank Indonesia Kediri menggelar layanan penukaran uang pecahan rupiah pada Kamis (19/2/2026) di halaman Masjid Agung Kota Kediri

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Luthfi Husnika
KAS KELILING - Suasana penukaran uang rupiah di Kas Keliling Bank Indonesia Kediri yang digelar di Masjid Agung Kota Kediri, Kamis (19/2/2026). Penukaran maksimal setiap orang adalah Rp5.3 juta. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri menggelar layanan penukaran uang pecahan rupiah pada Kamis (19/2/2026) di halaman Masjid Agung Kota Kediri

Kegiatan ini menjadi bagian dari layanan kas keliling menjelang Hari Raya Idulfitri, guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang pecahan rupiah untuk tradisi bagi-bagi saat lebaran.

Sebelumnya, BI Kediri telah mengumumkan pembukaan pendaftaran penukaran melalui akun Instagram resmi mereka.

Masyarakat yang ingin menukarkan uang diwajibkan mendaftar terlebih dahulu melalui web PINTAR, kemudian datang sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk menghindari antrean panjang dan penumpukan massa.

Dalam layanan kali ini, BI Kediri menetapkan batas maksimal penukaran sebesar Rp5,3 juta per orang.

Rinciannya meliputi pecahan Rp50 ribu sebanyak 50 lembar, Rp20 ribu sebanyak 50 lembar, serta pecahan Rp10 ribu, Rp5 ribu, Rp2 ribu, dan Rp1.000 masing-masing 100 lembar.

Sejak pagi antusiasme warga terlihat di halaman masjid meskipun masih awal Ramadan.

Mereka datang sesuai jadwal yang tertera di bukti pendaftaran dan tertib menunggu nomor antrean dipanggil oleh petugas.

Baca juga: Warga Kota Blitar Keluhkan Sulit Cari Elpiji 3 Kilogram, Stok di Pangkalan Cepat Habis

Fatimah Zahra, warga Mrican, Kota Kediri, mengaku proses penukaran berjalan cepat dan tertib.

"Antre tukar uang pecahan untuk lebaran tadi mulai dari jam 10.00 WIB. Datang ambil nomor antrean, nunggu panggilan, tidak lama langsung dipanggil lagi untuk tukar uang," katanya.

Ia menuturkan, dirinya langsung mendaftar saat gelombang pertama dibuka melalui web PINTAR setelah mendapat informasi dari media sosial. 

"Saya tukar pecahan Rp10 ribu, Rp20 ribu, dan Rp5 ribuan. Rencananya untuk bagi-bagi saudara saat lebaran nanti," ungkapnya.

Menurut Fatimah, layanan resmi dari BI sangat membantu masyarakat, terutama menjelang hari raya. 

"Adanya kegiatan tukar uang sangat memfasilitasi masyarakat. Kalau lebaran seperti ini rasanya kurang afdal kalau bukan uang baru. Di sini tidak ada biaya admin dan cepat, beda kalau di pinggir jalan biasanya mahal," tuturnya.

Hal senada disampaikan Nabila, warga Udanawu, Blitar. Ia mengaku sudah mendaftar sekitar sepekan sebelumnya melalui web PINTAR. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved