Selasa, 9 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Dapat Kesempatan Dua Kali, Progres Pasar Ngadiluwih Kediri Dikebut Target Rampung Maret 2026

Pemerintah Kabupaten Kediri terus menggeber penyelesaian pembangunan Pasar Ngadiluwih

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Isya Anshori
BERLANJUT - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih usai meninjau langsung progres pembangunan Pasar Ngadiluwih, Senin (9/2/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Kediri terus menggeber penyelesaian pembangunan Pasar Ngadiluwih.
  • Hingga awal Februari 2026, progres proyek revitalisasi pasar tersebut telah mencapai 99,1 persen dan kini memasuki tahap penyelesaian akhir, khususnya pada bagian fasad dan pagar depan pasar

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri terus menggeber penyelesaian pembangunan Pasar Ngadiluwih.

Hingga awal Februari 2026, progres proyek revitalisasi pasar tersebut telah mencapai 99,1 persen dan kini memasuki tahap penyelesaian akhir, khususnya pada bagian fasad dan pagar depan pasar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih usai meninjau langsung progres pembangunan Pasar Ngadiluwih, Senin (9/2/2026) pagi.

Tutik menjelaskan, proyek Pasar Ngadiluwih sebelumnya telah memasuki masa pemberian kesempatan pertama yang berakhir pada 29 Januari 2026.

Dari hasil evaluasi, sisa pekerjaan dinilai sangat kecil sehingga Pemkab Kediri memberikan kesempatan kedua kepada kontraktor untuk menuntaskan pembangunan.

"Per tanggal 29 Januari kemarin, progres pekerjaan sudah 99,1 persen. Sisa pekerjaan hanya sekitar 0,899 persen. Karena itu, setelah evaluasi dan identifikasi, kami memberikan kesempatan kedua," ucap Tutik.

Menurutnya, pemberian kesempatan kedua tersebut telah melalui mekanisme dan regulasi yang berlaku, mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 serta regulasi LKPP Nomor 12 Tahun 2021.

Selain itu, proses tersebut juga melibatkan masukan dari pengawas dan LKPP.

"Kami ingin memastikan pemanfaatan Pasar Ngadiluwih ini benar-benar bisa digunakan pada tahun 2026. Arahan pimpinan jelas, tidak boleh ada proyek tahun 2025 yang tidak selesai," tegasnya.

Baca juga: Akibat Kehilangan Uang, Seorang PNS Guru di Jember Telanjangi Murid untuk Pencarian

Tutik menyebutkan, sisa pekerjaan yang belum rampung saat ini didominasi oleh pengerjaan fasad pasar, khususnya pada bagian tengah bangunan.

Fasad tersebut sebelumnya sudah dikerjakan, namun dinilai belum sesuai dengan spesifikasi teknis dan perencanaan sehingga harus diperbaiki ulang.

"Fasad ini cukup kompleks karena detail ornamen dan volumenya cukup besar. Dari direksi pekerjaan tidak bisa menerima hasil sebelumnya, sehingga harus dilakukan pembenahan agar sesuai spek," jelas Tutik.

Selain fasad, pekerjaan lain yang masih dikoreksi meliputi pagar depan pasar yang mengalami ketidaksesuaian leveling, serta pembersihan dan pelapisan (coating) pada area selasar dan los pasar.

"Kalau dipersentasekan, sekitar 0,8 persen itu paling besar di fasad. Sisanya pagar, poles-poles dan pembersihan," tambahnya.

Untuk kesempatan kedua ini, kontraktor diberikan waktu selama 50 hari kalender, terhitung hingga 21 Maret 2026.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved