Rabu, 10 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Dapat Kesempatan Dua Kali, Progres Pasar Ngadiluwih Kediri Dikebut Target Rampung Maret 2026

Pemerintah Kabupaten Kediri terus menggeber penyelesaian pembangunan Pasar Ngadiluwih

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Isya Anshori
BERLANJUT - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih usai meninjau langsung progres pembangunan Pasar Ngadiluwih, Senin (9/2/2026) pagi. 

Namun demikian, Disdagin menekankan agar kontraktor dapat melakukan percepatan penyelesaian.

"Di action plan mereka, kami tekankan percepatan. Kalau bisa, tidak sampai satu bulan sudah selesai. Harapannya 30 hari ke depan bisa tuntas," ucap Tutik.

Meski diberikan tambahan waktu, Tutik menegaskan bahwa denda keterlambatan tetap diberlakukan. Besaran denda tetap berjalan sebagaimana pada kesempatan pertama.

"Denda tetap ada. Kurang lebih sekitar Rp 23 juta per hari. Baik di kesempatan pertama maupun kesempatan kedua, denda tetap berjalan," tegasnya.

Sementara itu, untuk pekerjaan pagar di sisi barat pasar yang belum dikerjakan, Tutik menyebut item tersebut telah dikeluarkan dari kontrak karena keterbatasan sisa anggaran.

Pekerjaan tersebut nantinya akan dilanjutkan setelah dilakukan audit oleh auditor terkait.

"Itu pekerjaan yang sudah kami keluarkan dari kontrak. Nanti akan kami lanjutkan setelah ada audit," pungkasnya.

Dengan sisa pekerjaan yang relatif kecil, Pemkab Kediri optimistis pembangunan Pasar Ngadiluwih dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh pedagang serta masyarakat pada tahun 2026 sesuai target.

Baca juga: Viral Populer Persija: Marcio Souza Ungkap Sosok Pemain Ini yang Buat Digulung Arema FC 2-0

Pembangunan Pasar Ngadiluwih

Pembangunan Pasar Ngadiluwih sejatinya harus selesai pada 23 Desember 2025, namun molor. 

Setelah melalui analisis konsultan pengawas dan konsultasi dengan berbagai pihak, termasuk LKPP, pemda akhirnya memberikan kesempatan tambahan selama 30 hari terhitung sejak 31 Desember 2025.

Namun hingga sekarang, pasar tersebut masih terus dikebut. 

Pasar Ngadiluwih nantinya akan menampung total 702 pedagang, dengan 47 kios dan 11 area kuliner.

Proyek ini menelan anggaran Rp 23,8 miliar dan diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di Kabupaten Kediri wilayah selatan.

Pasar ini hampir sama konsepnya dengan pasar Wates dan penyelesaiannya menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved