Berita Terbaru Kabupaten Kediri
Mas Dhito Pacu Passing Grade Siswa SMA Dharma Wanita Boarding School Pare
Bupati Kediri mendorong peningkatan passing grade siswa kelas XII SMA Dharma Wanita Boarding School Pare jelang kelulusan perdana
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
Meski SMA merupakan kewenangan pemerintah provinsi, Mas Dhito merasa memiliki tanggung jawab moral untuk meningkatkan derajat pendidikan masyarakat Kabupaten Kediri.
"Saya tahu betul anak-anak ini berasal dari keluarga desil 1 sampai desil 4. Setelah lulus dari sini, harapannya kalian bisa mengangkat derajat keluarga masing-masing," ungkapnya.
Mas Dhito juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kediri setiap tahun mengalokasikan anggaran beasiswa sekitar Rp 30 miliar.
Meski nilainya besar, ia menilai investasi pendidikan tetap menjadi prioritas utama dibanding pembangunan fisik.
Mas Dhito menyoroti persoalan moral generasi muda yang menurutnya jauh lebih sulit diperbaiki dibanding membangun gedung atau infrastruktur.
Oleh karena itu, pendidikan karakter di sekolah menjadi sangat penting.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pihak yang telah menyalurkan CSR, di antaranya PT Bank Jatim, Sekar Pamenang dan Irfai Group.
Ia menilai kontribusi dunia usaha sangat membantu keberlangsungan pendidikan siswa boarding school.
"Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan CSR. Bantuan ini bukan hanya laptop, tapi juga kepedulian untuk masa depan anak-anak Kediri," katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Dharma Wanita Boarding School Pare Ahmad Riziq Mubarok menjelaskan bahwa pihak sekolah telah melakukan sejumlah try out untuk mengukur passing grade siswa sesuai jurusan yang dituju.
Passing grade 32 persen tersebut merupakan siswa yang menargetkan perguruan tinggi negeri.
"Kalau secara general sebenarnya semua siswa sudah terakomodasi. Yang belum masuk passing grade itu kebanyakan yang memilih sekolah kedinasan atau perguruan tinggi swasta," jelasnya.
Saat ini total siswa di SMA Dharma Wanita Boarding School mencapai 354 orang, terdiri dari kelas X, XI, dan XII.
Pemetaan jurusan dilakukan sejak kelas XI, dengan pembagian IPA kesehatan, IPA teknik, serta IPS yang difokuskan pada sosial humaniora, bisnis dan manajemen.
Riziq menambahkan, bantuan laptop sangat mendukung pembelajaran digital, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
SMA Dharma Wanita Boarding School Pare
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana
mas Dhito
Kabupaten Kediri
kelulusan perdana angkatan pertama
Passing grade
tribunmataraman.com
| Guru Honorer di Kediri Mulai Resah soal Larangan Mengajar di Sekolah Negeri, Pemkab Mulai Antisipasi |
|
|---|
| 6.160 Anak di Kediri Belum Kembali Sekolah, Disdik : 5.390 Anak Sudah Kembali Bersekolah |
|
|---|
| Hardiknas di Kediri Jadi Momentum Doa Lintas Komunitas untuk Perdamaian Dunia |
|
|---|
| Ahmad Panik Tangannya Bengkak Imbas Cincin, Warga Gurah Kediri Datangi Damkar |
|
|---|
| Pengurus Cabor Padel Resmi Terbentuk di Kabupaten Kediri, Target Lahirkan Atlet Menuju Porprov 2027 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Bupati-Kediri-di-SMA-Dharma-wanita-pare-kediri.jpg)