Rabu, 29 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Blitar

Dilema Produsen Rengginang di Blitar saat Lebaran 2026, Pesanan Meningkat Tapi Cuaca Kurang Bagus

Rengginang menjadi salah satu jajanan yang diburu masyarakat saat momen Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Samsul Hadi
PRODUSEN RENGGINANG: Wiwik sedang mengecek rengginang yang dijemur di halaman depan rumahnya, Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu (4/3/2026). 

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Rengginang menjadi salah satu jajanan yang diburu masyarakat saat momentum Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri. 

Penganan jadul yang terbuat dari bahan baku beras ketan ini menjadi hidangan wajib bagi sebagian masyarakat saat Lebaran. 

Maka itu, tiap momen menjelang Lebaran, produsen rengginang ramai orderan

Seperti yang dialami, Wiwik Widuriati (53), produsen rengginang asal Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar ini.

Pesanan rengginang di tempat ibu dua anak ini ikut meningkat di momen menjelang Lebaran 2026 ini. 

"Tiap momen Lebaran, pesanan meningkat. Renginang sebenarnya jajanan tidak kenal musim. Tiap waktu ada peminatnya," kata Wiwik ditemui di rumahnya, Rabu (4/3/2026). 

Di halaman depan rumah Wiwik terlihat penuh dengan rengginang yang sedang dijemur.

Sebagian rengginang dijemur di atas papan di pagar depan rumah. 

Sebagian rengginang lagi dijemur di atas terpal di lantai halaman rumah. 

"Produksi rengginang ini tergantung cuaca. Pesanan meningkat, tapi kalau cuaca hujan kami tidak bisa produksi," ujar Wiwik yang mulai menjadi produsen rengginang sejak 2007 lalu. 

Baca juga: BREAKING NEWS Seorang Ibu di Surabaya Meninggal Tertimpa Tembok Usai Angin Kencang

Wiwik mengatakan, produksi rengginang tergantung dengan kondisi terik matahari.

Sebab, adonan bahan rengginang yang sudah dimasak dan dicetak, kalau tidak segera dijemur di bawah terik matahari bisa menjamur. 

Kondisi cuaca bagus, butuh waktu minimal dua hari untuk menjemur rengginang sampai kering.

"Saya sekali produksi bisa lebih satu kuintal rengginang. Tapi, produksinya tergantung cuaca. Kalau cuaca bagus, bisa produksi tiap hari," ujarnya. 

Dikatakannya, bahan baku utama untuk membuat rengginang, yaitu, beras ketan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved