Senin, 8 Juni 2026

Angin Kencang di Blitar

Puluhan Rumah Warga di Blitar Rusak Diterjang Angin Kencang, BPBD dan Perkim Lakukan Asesmen

Puluhan rumah warga di sejumlah desa rusak akibat peristiwa hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayah Kabupaten Blitar

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Samsul Hadi
POHON TUMBANG: Petugas BPBD melakukan pemotongan pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu (4/3/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Puluhan rumah warga di sejumlah desa rusak akibat peristiwa hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayah Kabupaten Blitar, Selasa (3/3/2026) malam. 
  • Hingga Rabu (4/3/2026), petugas BPBD Kabupaten Blitar masih melakukan penanganan darurat terhadap beberapa rumah warga yang rusak dampak peristiwa angin kencang. 
  • Penanganan dampak peristiwa angin kencang salah satunya dilakukan di Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Puluhan rumah warga di sejumlah desa rusak akibat peristiwa hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayah Kabupaten Blitar, Selasa (3/3/2026) malam. 

Hingga Rabu (4/3/2026), petugas BPBD Kabupaten Blitar masih melakukan penanganan darurat terhadap beberapa rumah warga yang rusak dampak peristiwa angin kencang. 

Penanganan dampak peristiwa angin kencang salah satunya dilakukan di Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar

Petugas BPBD melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang yang menimpa rumah warga di lokasi.

"Tadi malam sekitar pukul 20.00 WIB, terjadi hujan lebat, tidak lama, tapi diikuti angin kencang. Akibatnya beberapa wilayah di Kabupaten Blitar terdampak peristiwa angin kencang," kata Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi.

Wahyudi mengatakan, sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar yang terdampak bencana angin kencang, yaitu, Desa Jiwut dan Desa Bangsri di Kecamatan Nglegok

Lalu, Desa Sumberjo dan Desa Gledug di Kecamatan Sananwetan serta di Kecamatan Udanawu.

Menurutnya, dampak peristiwa angin kencang paling parah terjadi di Desa Sumberjo dan Desa Gledug di Kecamatan Sanankulon. 

Baca juga: 69 Jemaah Umrah Asal Kabupaten Kediri Masih di Arab Saudi, Keberangkatan Baru Ditunda

Data yang diterima BPBD, ada 12 unit rumah warga di Desa Sumberjo dan sembilan unit rumah warga di Desa Gledug yang rusak terdampak peristiwa angin kencang. 

Sedang di Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, ada tiga unit rumah warga yang rusak akibat peristiwa angin kencang.

Total sebanyak 24 unit rumah warga itu mayoritas rusak tertimpa pohon tumbang akibat peristiwa angin kencang. 

"Kalau di Desa Jiwut pohon tumbang tidak menimpa rumah warga. Di Udanawu juga sama, terjadi pohon tumbang di halaman sekolah," ujarnya. 

Dikatakannya, saat ini, BPBD bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) masih melakukan asesmen terkait kerusakan rumah warga dampak peristiwa angin kencang. 

BPBD juga sudah melakukan penanganan kedaruratan di lokasi sejak kemarin malam hingga sekarang.

"Dari Dinas Perkim juga melakukan asesmen. Perkim yang bisa menentukan kondisi rumah warga ini rusak ringan, sedang, maupun berat," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved