Senin, 27 April 2026

Angin Kencang di Blitar

Angin Kencang Kembali Terjang 4 Kecamatan di Blitar, Puluhan Rumah Warga Rusak

Peristiwa angin kencang kembali menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dan puluhan rumah rusak

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Samsul Hadi
ANGIN KENCANG: Petugas BPBD Kabupaten Blitar mendatangi lokasi pohon tumbang timpa rumah warga dampak peristiwa angin kencang di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Rabu (4/3/2026) malam. 
Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Peristiwa angin kencang kembali menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (4/3/2026) petang. 

Akibatnya, puluhan rumah warga dan fasilitas umum di empat kecamatan di Kabupaten Blitar rusak diterjang angin kencang

Empat kecamatan di Kabupaten Blitar yang terdampak peristiwa angin kencang, yaitu, Kecamatan Srengat, Kecamatan Nglegok, Kecamatan Udanawu, dan Kecamatan Ponggok.

"Kemarin petang terjadi hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang di empat kecamatan, yaitu, Srengat, Nglegok, Udanawu, dan Ponggok," kata Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, Kamis (5/3/2026).

Peristiwa angin kencang membuat puluhan rumah warga dan fasilitas umum di empat kecamatan di Kabupaten Blitar rusak. 

Data yang masuk ke BPBD Kabupaten Blitar menyebutkan, di Kelurahan Togokan, Kecamatan Srengat, ada delapan unit rumah warga rusak akibat angin kencang. 

Di Kecamatan Nglegok ada dua desa yang terdampak angin kencang, yaitu, di satu pohon tumbang tutup akses jalan di Desa Jiwut dan pohon tumbang rusak lima rumah warga di Desa Kemloko.

"Ada satu warga Desa Kemloko mengalami luka ringan di kepala dan kaki tertimpa reruntuhan material atap rumah," ujarnya. 

Baca juga: Jawaban SPPG Cangkringan Nganjuk Soal Sanksi BGN, Besok Beroperasi Kembali

Di Kecamatan Udanawu, peristiwa angin kencang merusak satu unit rumah warga Dusun Sukorejo, Desa Ringinanom. 

Di Kecamatan Ponggok, peristiwa angin kencang merusak 15 unit rumah dan musala, yaitu, di Desa Karangbendo, Desa Sidorejo, Desa Bacem, dan Desa Candirejo.

Satu warga Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, juga mengalami luka di bagian kepala akibat terkena reruntuhan genteng musala yang tertimpa pohon tumbang.

"Semalam kami sudah melaksanakan asesmen dan penanganan di beberapa titik. Pohon tumbang telah dilakukan pemotongan dan pembersihan. Hari ini, kami lanjutkan penanganan lagi," katanya.

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved