Minggu, 19 April 2026

Tempat Wisata di Blitar

Tempat Wisata Sumur Amber Blitar Diserbu Pengunjung di Libur Nataru, Sehari 3.500 Orang

Destinasi wisata di Kabupaten Blitar diserbu pengunjung saat Libur Nataru, di antaranya Sumur Amber

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Samsul Hadi
WISATA SUMUR AMBER: Sejumlah pengunjung terlihat berendam dan berenang di tempat wisata Sumur Amber, Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Selasa (30/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Tempat wisata air Sumur Amber di Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, diserbu pengunjung saat momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 
  • Di momen liburan ini, jumlah pengunjung di tempat wisata air Sumur Amber bisa mencapai 3.500 orang per hari

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Tempat wisata air Sumur Amber di Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Jawa Timur diserbu pengunjung saat momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 

Di momen liburan ini, jumlah pengunjung di tempat wisata air Sumur Amber bisa mencapai 3.500 orang per hari.

Sejumlah pengunjung mulai anak-anak, dewasa, sampai orang tua terlihat berenang dan berendam di tempat wisata air Sumur Amber, Selasa (30/12/2025). 

Ada dua kolam di tempat wisata air Sumur Amber. Hampir semua kolam penuh dengan pengunjung. 

Sebagian pengunjung tampak duduk-duduk di pinggir kolam dan di warung dekat kolam.

"Alhamdulillah, dibandingkan liburan akhir tahun lalu, jumlah pengunjung pada liburan akhir tahun ini ada peningkatan," kata pengelola Tempat Wisata Air Sumur Amber, Amrulloh Abas. 

Abas, panggilan Amrulloh Abas mengatakan, pada momen libur akhir tahun lalu, jumlah pengunjung di Sumur Amber maksimal 2.000 orang per hari.

Namun, pada momen libur akhir tahun ini, jumlah pengunjung di Sumur Amber mencapai 3.500 orang per hari. 

"Pengunjungnya tidak hanya dari lokal Blitar, tapi juga dari luar daerah seperti Kediri, Tulungagung, dan Surabaya," ujarnya.

Untuk keamanan pengunjung, kata Abas, pengelola menambah petugas pengawas di masing-masing kolam. 

Biasanya, hanya ada dua petugas yang mengawasi pengunjung berenang dan berendam di kolam. 

Di momen liburan ini, pengelola menambah empat petugas untuk mengawasi pengunjung yang sedang berenang dan berendam di kolam. 

"Hari-hari biasa, hanya ada dua petugas yang mengawasi pengunjung. Di momen liburan ini, kami tambah empat petugas untuk mengawasi pengunjung," katanya. 

Tiket masuk tempat wisata air Sumur Amber juga murah meriah, yaitu, Rp 5.000 per orang.

Baca juga: Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Desember 2025 Anjlok: Dari Rp 2,45 Juta Turun Segini

Dengan membayar tiket masuk, pengunjung bisa sepuasnya berendam dan berenang di tempat wisata air Sumur Amber

"Kami buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB," ujarnya. 

Konsep Wisata Air dan Alam

Tempat Wisata Air Sumur Amber resmi beroperasi pada 2022. Tapi, sumber mata air di lokasi sudah ada sejak dulu. 

Abas menjelaskan, sumber mata air di lokasi awalnya hanya digunakan untuk keperluan irigasi sawah warga. 

Sejak dulu, di lokasi sumber mata air sudah ada kolam untuk menampung air yang digunakan keperluan irigasi ke sawah warga. 

Pada 2020, pemerintah desa mulai mempersiapkan konsep tempat wisata di Sumur Amber yang dikelola oleh BUMDes.

Pada 2021, pemerintah desa mulai membangun fasilitas dan menambah satu kolam untuk tempat wisata air Sumur Amber.

"Pada 2022, kami mulai beroperasi. Tempat wisata ini dari awal memang dikonsep wisata air dan alam," katanya. 

Untuk itu, kata Abas, pembangunan tempat wisata Sumur Amber juga dikemas menyatu dengan alam. 

Bangunan bagian lantai kolam renang tidak menggunakan bahan keramik, tapi tetap asli dari pasir. 

Air kolam juga langsung berasal dari sumber mata air di lokasi. Air kolam juga mengalir langsung ke saluran irigasi. 

"Air kolam dari sumber terus mengalir ke saluran irigasi. Jadi, kami tidak menggunakan kaporit untuk menjernihkan air kolam. Dengan sistem itu, air kolam terus jernih," ujarnya. 

Suasana di lokasi juga sejuk. Lokasi kolam berasa di bawah pohon beringin. Di samping kolam juga terdapat sawah warga.

Ada dua kolam berukuran besar untuk berendam dan berenang. Dua kolam besar itu kedalamannya mulai 1,5 meter sampai 1,7 meter. 

Untuk anak-anak bisa berendam dan bermain air di saluran irigasi yang kedalamannya mulai 50 cm sampai 70 cm. 

"Anak-anak juga aman bermain air di saluran irigasi. Airnya juga jerrnih," katanya. 

Jumlah Pengunjung Terus Bertambah 

Menurut Abas, jumlah pengunjung di tempat wisata air Sumur Amber terus bertambah dari tahun ke tahun. 

Di awal beroperasi, jumlah pengunjung di hari biasa hanya sekitar 100 orang per hari. Sedang di akhir pekan dan hari libur, jumlah pengunjung sekitar 500-700 orang per hari. 

Sekarang, jumlah pengunjung di hari biasa bisa mencapai 500 orang per hari. Sedang di akhir pekan dan hari libur, jumlah pengunjung bisa mencapai 1.000-2.000 orang per hari. 

"Tahun ini, jumlah pengunjung lebih meningkat lagi. Di momen libur sekolah ini, jumlah pengunjung bisa mencapai 3.500 per hari," katanya. 

Dikatakannya, peningkatan jumlah pengunjung di tempat wisata air Sumur Amber ikut menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. 

Warga di dekat lokasi bisa membuka tempat parkir dan warung untuk pengunjung. Tarif parkir untuk sepeda motor Rp 3.000, mobil Rp 5.000, dan mobil elf Rp 10.000.

Abas mengatakan, pengelola juga berencana menambah fasilitas gazebo dan kamar mandi di lokasi. 

"Penambahan fasilitas terutama gazebo tempat santai pengunjung dan kamar mandi akan kami tambah. Termasuk askes jalan masuk ke tempat wisata juga sedang kami bahas dengan pemerintah desa," ujarnya. 

Salah satu pengunjung, Anang Sisworo mengatakan sudah dua kali berkunjung ke tempat wisata Sumur Amber

Ia mengajak anak dan cucunya berenang di tempat wisata Sumur Amber

Ia senang berenang dan berendam di Sumur Amber karena airnya langsung dari sumber mata air. 

"Airnya tidak ada kaporit, selain itu bisa buat terapi rematik dan asam urat," kata warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar itu.

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved