Idul Adha 1446 H
Idul Adha Tahun ini Kabupaten Kediri Dapat 2 Sapi Kurban Dari Presiden Prabowo
Idul Adha tahun ini, Kabupaten Kediri mendapatkan 2 ekor sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto.
Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri meninjau langsung dan menyerahkan secara simbolis hewan kurban bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Masjid Agung An-Nuur Pare, Jumat (6/6/2025).
Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri, M. Solikin, didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Penyerahan simbolis tersebut dilaksanakan setelah Salat Iduladha yang dimulai pukul 06.30 WIB dan selesai sekitar pukul 08.00 WIB.
M. Solikin menyebutkan, tahun ini Kabupaten Kediri menerima dua ekor sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto, masing-masing untuk Masjid An-Nuur Pare dan Pondok Pesantren Ploso, Mojo.
Baca juga: Sapi Presiden Prabowo Jadi Pusat Perhatian Jamaah Salat Id di Masjid Agung An Nuur Pare Kediri
"Ada dua hewan kurban dari Presiden. Alhamdulillah, semuanya sudah disalurkan dan diterima oleh pengurus masing-masing," jelas Solikin usai penyerahan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) kurban kepada takmir masjid.
Sapi kurban milik Presiden Prabowo langsung menarik perhatian jamaah yang hadir. Ukuran tubuh sapi yang besar dan sehat menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat tampak antusias melihat dari dekat hewan kurban tersebut sebelum akhirnya disembelih.
Selain hewan kurban dari Presiden, Masjid An-Nuur Pare juga menerima sapi kurban dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Total, ada tiga ekor sapi yang disembelih di masjid ini pada hari Iduladha tahun ini. Selain itu ada dua ekor kambing dari masyarakat sekitar.
"Setelah diserahkan, nanti langsung disembelih dan dagingnya akan dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan," imbuh Solikin.
Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih menegaskan bahwa seluruh hewan kurban yang diterima telah melewati proses pemeriksaan kesehatan ketat. Petugas dari DKPP telah melakukan monitoring sejak satu bulan sebelum Iduladha.
"Kami melakukan pengecekan fisik dan kelayakan hewan, mulai dari usia melalui struktur gigi, kondisi organ, hingga kelengkapan alat reproduksi. Hewan yang cacat tidak diperbolehkan untuk dikurbankan," jelas Tutik.
Dia juga menambahkan bahwa seluruh hewan kurban telah diperiksa secara ante mortem sehari sebelum penyembelihan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak sebelum disembelih. Setelah penyembelihan, akan dilakukan pengecekan post mortem untuk memastikan dagingnya aman dikonsumsi.
Meski kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih terdeteksi di beberapa wilayah, Tutik memastikan bahwa hewan kurban di Kediri dalam kondisi aman.
"Kami tetap sosialisasikan kewaspadaan, tapi masyarakat tak perlu panik karena semua hewan kurban yang disembelih sudah melalui prosedur ketat," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Kediri berharap penyaluran hewan kurban dari Presiden, Gubernur, dan Bupati ini bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain sebagai wujud kepedulian sosial, momen ini juga mempererat hubungan antara pemerintah dan warga dalam semangat Iduladha.
(isya anshori/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
| Jumlah Penumpang Bus di Terminal Surodakan Trenggalek Naik 3 Kali Lipat Saat Idul Adha 1446 H |
|
|---|
| Nilai Transaksi Hewan Kurban di Kabupaten Blitar Tahun Ini Capai Rp 99,2 Miliar |
|
|---|
| Jumlah Penumpang Bus di Terminal Patria Blitar Melonjak 25 Persen Saat Libur Idul Adha 1446 H |
|
|---|
| DKPP Kabupaten Kediri Imbau Waspadai Cacing Hati pada Hewan Kurban, Ini Ciri dan Cara Mengatasinya |
|
|---|
| Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban Agar Tetap Sehat dan Aman Dikonsumsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/sapi-kurban-presiden-prabowo-di-masjid-agung-an-nuur-pare-kediri.jpg)