Lebaran 2025

Lebaran 2025: Belasan Sopir Terminal Pare Mendadak Dites Urine Jelang Mudik Lebaran, Ini Hasilnya

Menjelang arus mudik Lebaran 2025, sopir dan kru angkutan umum di Terminal Pare menjalani tes urine serta pemeriksaan kesehatan, begini hasilnya

Penulis: Isya Anshori | Editor: faridmukarrom
Isya Anshori
TES URINE - Belasan sopir dan kru angkutan umum di Terminal Pare menjalani tes urine serta pemeriksaan kesehatan di Terminal Pare Kediri, Kamis (20/3/2025). Kegiatan yang digelar Polres Kediri bertujuan untuk memastikan para pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari narkoba demi keselamatan penumpang jelang arus mudik lebaran. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Menjelang arus mudik Lebaran 2025, belasan sopir dan kru angkutan umum di Terminal Pare menjalani tes urine serta pemeriksaan kesehatan.

Kegiatan yang digelar Polres Kediri bertujuan untuk memastikan para pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari narkoba demi keselamatan penumpang, Kamis (20/3/2025).

Kasat Lantas Polres Kediri, AKP I Made Jata Wiranegara menegaskan bahwa pemeriksaan ini menjadi langkah antisipatif guna mencegah terjadinya kecelakaan akibat kelalaian pengemudi yang berada di bawah pengaruh zat terlarang.

"Kami ingin memastikan para pengemudi angkutan umum dalam kondisi prima dan bebas dari narkoba agar arus mudik berjalan aman dan lancar," kata AKP Jata.

Baca juga: Polres Tulungagung Bakal Fokus ke JLS Selama Libur Lebaran, Buka Layanan Penitipan Kendaraan

Dalam pelaksanaannya, Polres Kediri menggandeng berbagai instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Subdenpom Kediri, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri, serta Urkes Polres Kediri.

Kolaborasi ini bertujuan memastikan pemeriksaan berjalan efektif serta memberikan edukasi tentang pentingnya keselamatan transportasi.

AKP Jata menambahkan bahwa tes urine ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Menurutnya, kejadian kecelakaan akibat sopir yang mengonsumsi narkoba harus dicegah sedini mungkin. 

"Kami tidak ingin kejadian seperti di wilayah Batu, di mana bisa membahayakan keselamatan banyak orang. Oleh karena itu, kami terus mengawasi dan menerapkan langkah-langkah pencegahan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pencegahan BNN Kabupaten Kediri, Rusdi Danurwindo menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan ini, sebanyak 17 sampel urine telah diuji menggunakan alat deteksi tujuh parameter, termasuk sabu, ekstasi, dan narkoba jenis lainnya. 

"Hasil dari tes urine yang dilakukan pada sore ini menunjukkan bahwa semua pengemudi yang diperiksa negatif narkoba," ungkap Rusdi. 

Meski hasil tes menunjukkan tidak ada pengemudi yang terindikasi menggunakan narkoba, Rusdi menekankan bahwa pengawasan akan terus dilakukan guna memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi di kemudian hari.

"Kami akan terus melakukan tes urine secara berkala untuk memastikan pengemudi selalu dalam kondisi sehat dan layak jalan," tambahnya.

Tes urine ini merupakan salah satu langkah preventif dalam meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas selama musim mudik Lebaran. Petugas berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran para pengemudi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dan menjaga kondisi tubuh tetap prima saat berkendara.  

"Kami ingin menciptakan arus mudik yang aman, lancar, dan bebas dari insiden yang tidak diinginkan. Keselamatan pengemudi dan penumpang adalah prioritas utama," pungkas Rusdi.  

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved