Selasa, 26 Mei 2026

Ramadan 2025

Nikmat Berbagi Kebahagiaan 

Kita komitmen menjalankan puasa karena Allah Ta'ala serasa dekat dan senantiasa melihat kita.

Tayang:
Editor: Rendy Nicko
Dok Pribadi
Dra. Hj. Faridatul Hanum, MKom.I, Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur 

2. Seperti Seorang Mujahid 

Keutamaan menyantuni orang lain, fakir miskin dan anak yatim, disamakan pahalanya sebagaimana seorang mujahid. Sebagaimana sabda Rasulullaah shallallaahu alaihi wa salam bahwa:
“Orang yang berusaha menyantuni janda dan orang miskin adalah seperti mujahid di jalan Allaah". (HR. Bukhari dan Muslim).

Pada sisi lain, Rasulullaah shallallaahu alaihi wa salam bersabda, bahwa seorang Muslim yang menyantuni janda akan disamakan pahalanya dengan seseorang yang berpuasa di siang hari. 
Sebagaimana dalam hadits berikut: 
"Orang yang berusaha menyantuni janda dan orang miskin adalah seperti mujahid di jalan Allah dan juga seperti orang yang shalat malam dan berpuasa siang.” (HR. Ibnu Majah).

3. Bagaikan Menjalankan Shalat Malam Hari 

Keutamaan berbagi kebahagiaan, bersedekah bentuk berbagi yang lain, akan mendapatkam pahala sebagaimana orang yang menjalankan shalat malam.  Sebab melaksanakan shalat malam bukanlah perkara yang mudah dan dapat dilakukan oleh banyak orang. Hanya orang-orang mukmin yang saleh yang selalu meluangkan waktu untuk melaksanakan shalat malam.

4. Meraih Kebahagiaan di Surga 

Setiap amalan dan perbuatan baik pasti akan dibalas Allah Subhanahu wa ta'ala. Sehingga bagi mereka yang menyantuni dan berbagi maka akan bisa masuk ke dalam surga Allah. 

Sebagaimana hadits berikut ini: 
”Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: 'Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan'. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.” (HR. Bukhari Muslim). 

5. Meringankan Beban Orang Lain

Dengan memberikan santunan kepada orang yang membutuhkan tentu akan dapat meringankan beban ekonominya. Dengan adanya bantuan atau santunan akan sangat besar manfaatnya bagi seorang janda yang membutuhkan. Tidak hanya baginya melainkan juga bagi anak dan keluarganya.

Sabda Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam: 
“Sesungguhnya Allah menerima amalan sedekah dan mengambilnya dengan tangan kanan-Nya. Lalu Allah mengembangkan pahalanya untuk salah seorang dari kalian, sebagaimana kalian mengembangkan seekor anak kuda. Sampai-sampai sedekah yang hanya sebiji bisa berkembang hingga sebesar gunung Uhud” (HR. Tirmidzi). 

6. Berjihad di Jalan Allah 

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: 
“Orang yang membantu para janda dan orang miskin adalah seperti orang yang  berjihad di jalan Allah atau seperti orang yang selalu mengerjakan shaum di siang hari dan shalat di malam hari.” (Muttafaq ‘Alaih). 

7. Meleburkan Dosa 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 
“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi). 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved