Ramadan 2025

Bulan yang Dinanti Itu Kini Telah Tiba

Selama Ramadan, pintu surga dibuka lebar, sementara pintu neraka ditutup. Dengan begitu, Pahala berlipat ganda, setiap amal ibadah selama ramadan

Editor: Rendy Nicko
Dok Pribadi
Dr. Alwi, M.Hum, Ketua Komisi Pemberdayaan Dana Umat MUI Jawa Timur 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Kaum muslimin Indonesia bahkan juga kaum muslimin di seluruh dunia kini bergembira dengan telah tibanya Bulan Ramadhan, suatu bulan yang sangat dinanti-nanti dan diharap kedatangannya, penantian akan tibanya bulan tersebut paling tidak dimunajatkan dua bulan sebelum kehadirannya, yaitu pada bulan Rajab, hal ini dapat kita pahami dari rangkaian ungkapan do’a (yang konon berasal dari sabda rasul) yang sudah sangat populer di kalangan kaum muslimin, yaitu :

اللهم بارك لنا فى رجب وشعبان وبلغنا رمضان

Yaa Allah berilah kami keberkahan pada Bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikan kami pada bulan Ramadhan.

Dalam penelitian banyak ahli hadits menyebutkan bahwa Riwayat di atas tergolong hadits dhaif ( hadits yang diragukan keabsahannya untuk disandarkan kepada nabi) karena berbagai alasan, namun memohon agar diberi kesempatan oleh Allah untuk bisa bertemu dengan Bulan Ramadhan adalah sesuatu yang tidak dilarang (boleh boleh saja).

Rasanya bukan tanpa alasan, bila kita sangat berharap berjumpa dengan Bulan Ramadhan, suatu bulan yang memiliki berbagai keutamaan, antara lain :

Lailatul Qadar, Malam yang lebih baik dari seribu bulan, di mana doa-doa dikabulkan dan ampunan diberikan ;

Pahala berlipat ganda, setiap amal ibadah yang dilakukan selama Ramadan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dibandingkan bulan lainnya ;

Pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, selama Ramadan, pintu surga dibuka lebar, sementara pintu neraka ditutup, memberikan kesempatan lebih besar bagi umat Islam untuk meraih ampunan dan rahmat Allah.

Syaithon dibelenggu, selama Ramadhan ruang Gerak Syaithon untuk mengganggu dan menggoda manusia tidak leluasa seperti di bulan bulan lainnya ;

Membebaskan hamba dari siksa neraka,  pada setiap malam malam ramdhan Allah membebaskan  ( sejumlah ) hambaNya dari siksa api neraka. 

Amalan amalan tersebut dapat diurai secara singkat sebagai berikut :

Amalan yang hanya terdapat di Bulan Ramadhan ;

“Puasa”, amalan yang memiliki status hukum wajib ;

Allah berfirman sebagaimana termaktub dalam surat al-Baqarah 185 yang Sebagian potongan ayatnya : 

……فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ ….

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

Dari Wirid ke Warid

 

Dari Ta'abbud ke Isti'anah

 

Hijrah Ekonomi

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved