Ramadan 2025
Takjil Bukan Cuma di Indonesia! Intip Tradisi Berbuka Puasa di Negara Lain
Tak hanya di Indonesia, Takjil juga ada di negara lain dengan tradisi yang berbeda mulai dari Mesir, Turki, Arab, Malaysia, hingga Pakistan
Penulis: Fajarina Firdausi | Editor: faridmukarrom
TRIBUNMATARAMAN.COM Inilah perbedaan tradisi umat Muslim di berbagai negara, ketika berbuka puasa, ada dari Mesir, Turki, Saudi Arabia, Malaysia, hingga India dan Pakistan.
Bulan suci Ramadhan tentunya sudah tidak asing lagi dengan kegiatan berburu takjil, ketika menjelang berbuka puasa.
Biasanya masyarakat Indonesia akan mengawali berbuka puasa dengan hidangan takjil.
Takjil merupakan hidangan pembuka sebelum mengkonsumsi makanan utama. Takjil dapat berupa makanan manis seperti kolak, es buah, atau makanan gurih misalnya gorengan.
Di Indonesia, takjil memiliki peran penting dalam tradisi berbuka puasa. Biasanya masyarakat akan memiliki hidangan takjil yang manis dan menyegarkan, tujuannya adalah supaya dapat mengembalikan energi setelah berpuasa.
Biasanya masyarakat Indonesia akan mencari takjil di pinggir jalan, karena ketika ramadhan tiba, banyak para pedagang yang berjualan makanan ringan, ketika menjelang berbuka puasa. Selain itu, takjil di Indonesia biasanya juga dibagikan oleh masjid atau musholla.
Namun, apakah di negara lain juga ada tradisi takjil?
Istilah takjil memang lebih dikenal di Inonesia. Namun, di negara lain juga memiliki tradisi berbuka dengan makanan ringan sebelum menyantap hidangan utama. Berikut ada beberapa contoh hidangan pembuka berbuka puasa di berbagai negara:
1. Mesir
Hidangan takjil di Mesir lebih sering berupa minuman segar seperti Karkade, yaitu minuman berwarna merah yang terbuat dari bunga sepatu. Rasa pada minuman Karkade ini manis, namun juga sedikit asam. Selain itu di Mesir juga terdapat kudapan manis seperti Kunafa, yaitu pastry tipis yang dilapisi sirup manis dan keju, serta qatayef. Makanan tersebut biasanya juga disebut pancake mini yang diisi dengan kacang atau krim, yang digoreng lalu disiram dengan madu.
2. Turki
Makanan pembuka atau takjil di Turki, biasanya diawali dengan kurma dan segelas air mineral, hal itu merupakan sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Setelah menyantap hidangan pembuka, masyarakat Turki biasanya akan menikmati Sup Lentil (mercimek çorbası), sup tersebut memiliki protein tinggi dan serat untuk mengembalikan energi, setelah berpuasa.
Selain itu, adapun hidangan lainnya seperti Roti Pide, yaitu roti datar khas Turki yang lembut dengan taburan biji wijen diatasnya. Roti Pide selalu menjadi hidangan yang hadir di meja berbuka puasa.
3. Arab Saudi
Sama halnya dengan negara Timur Tengah lainnya, hidangan berbuka puasa di Arab Saudi juga diawali dengan Kurma, namun untuk minumannya adalah Laban, yaitu susu fermentasi yang menyegarkan. Selain itu, ada hidangan favorit yang selalu hadir di meja berbuka puasa, yaitu Sambosa. Sambosa merupakan akanan dengan lapisan kulit renyah yang berisi daging cincang yang berbumbu, atau isi keju.
4. Malaysia
Di Malaysia saat berbuka puasa, biasanya akan menyantap hidangan Bubur Lambuk. Bubur ini terbuat dari beras yang dimasak dengan santan, rempah-rempah, serta daging ayam atau sapi yang memberikan cita rasa gurih dan khas. Selain itu, adapun menu makanan pembuka lainnya seperti karipap serta onde-onde, dua camilan tersebut menjadi populer, dan selalu dijual di bazar Ramadhan.
5. India dan Pakistan
Berbuka puasa di India dan Pakistan biasanya diawali dengan makanan yang digoreng seperti Samosa (pastel segitiga isian kentang atau daging), Pakora (gorengan berbahan sayuran), dan Dahi Vada (bola lentil yang disajikan dengan saus yogrut dan rempah-rempah). Selain gorengan, adapun minuman manis seperti Rooh Afza, yaitu sirup yang berwarna merah dengan rasa mawar dan rempah-rempah. Minuman tersebut sering disajikan sebagai pelepas dahaga, karena rasanya yang segar.
Meskipun berbeda dalam jenis makanan, konsep berbuka puasa dengan makanan ringan sebelum hidangan utama, ternyata hampir sama di berbagai negara. Kebanyakan masyarakat Muslim di dunia ,memilih makanan manis atau berkarbohidrat untuk mengembalikan energi sebelum menyantap makanan berat.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(tribunmataraman.com)
| Lebaran 2025, Hampir 187 Ribu Orang Mudik Pakai Kereta Api Lewat Stasiun di Wilayah Daop 7 |
|
|---|
| Ratusan Pengunjung Antusias Berebut Tumpeng Ketupat Cokelat di Kampung Coklat Blitar |
|
|---|
| Dampingi KH Nurul Huda Ploso, Mas Ipin Bupati Trenggalek Sowan Ulama Sambut Hari Raya Ketupat |
|
|---|
| VIDEO - Tahu Kuning Takwa Kediri Diburu Pemudik untuk Oleh-Oleh Lebaran 2025 |
|
|---|
| Pantai Dalegan, Pantai Favorit Warga Gresik Saat Libur Lebaran 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Tak-hanya-di-Indonesia-Takjil-juga-ada-di-negara-lain-dengan-tradisi-yang-berbeda-mul.jpg)