Viral Guru SD Tanpa Busana

Pengakuan Guru Salsa Dari Jember, Ditipu Kenalan di Medsos Hingga Berani Tampil Tanpa Busana

Pengakuan Guru Salsa Dari Jember, Ditipu Kenalan di Medsos Hingga Berani Tampil Tanpa Busana Lalu Viral.

Editor: eben haezer
ist
MINTA MAAF - Sosok guru dari Jember yang viral karena video aksi tanpa busana, meminta maaf. Permintaan maaf disampaikannya secara terbuka lewat video yang disebarkan di medsos. 

Kelalaian dan kekhilafan ini murni kesalahan saya tanpa sepengetahuan dan campur tangan dengan orang terdekat saya. 

Yang jelas tidak ada orang sekitar saya yang akan membiarkan ini bisa terjadi. Ini murni kebodohan saya. Ini pelajaran berharga bagi saya dan saya sangat jauh dari cerminan seorang guru. 

Semoga juga menjadi pembelajaran bagi teman-teman untuk lebih berwaspada terhadap berbagai modus penipuan di media sosial  Cukuplah kejadian ini berhenti pada saya. 

Kemudian saya minta tolong dan saya memohon jangan menyerang keluarga saya, teman-teman saya, dan instansi yang ada kaitannya dengan saya sebelumnya.  Saya akan bertanggung jawab hal ini secara pribadi. 

Saya juga  menegaskan akun TikTok dan IG saya hanya satu, ini saja. Yang lain adalah akun-akun palsu yang memanfaatkan kejadian ini. 

Saya hanya ingin kehidupan saya terus berlanjut, berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan menjalani keseharian saya dengan normal kembali. 

Terimakasih atas keluarga dan teman-teman yang sampai detik ini masih menguatkan saya. 

Sekali lagi mohon maaf dan terimakasih atas perhatiannya. 

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh. 

Kronologi

Sebelumnnya diberitakan, seorang guru SD di kabupaten Jember, viral di media sosial gara-gara videonya tampil tanpa busana.

Terungkap guru SD tersebut berdinas di sebuah SD di kecamatan Ambulu. 

Video tersebut tersebar di beberapa platform digital, mulai Tiktok, X bahkan grup whatsapp warga Kabupaten Jember

Video berdurasi satu hingga dua menit itu memperlihatkan, guru perempuan berhijab dan berkacamata berjoget-joget sambil memamerkan lekuk tubuhnya yang terbuka. 

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, Indi Naida mengaku telah melihat video tersebut. 

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved