Eksklusif
Direktur RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar: 95 Persen Pasien Kami Peserta BPJS Kesehatan
dr M Muchlis MMRES, Dirut RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar menyebut bahwa 95 persen pasien yang dilayaninya adalah pasien BPJS Kesehatan
Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM I BLITAR - Pemimpin Redaksi Tribun Jatim Network, Tri Mulyono melakukan wawancara eksklusif dengan Direktur RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, dr M Muchlis MMRES, pada Senin (3/2/2025).
Dalam wawancara itu, Muchlis, panggilan dr M Muchlis, menyampaikan banyak hal terkait pelayanan di RSUD Mardi Waluyo termasuk pelayanan terhadap pasien BPJS Kesehatan.
Berikut petikan wawancaranya:
TRIBUNJATIM Network: Dok, kami ingin tahu profil singkat RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, berapa pasien yang bisa ditangani di sini?
dr Muchlis: Terkait profil, RSUD Mardi Waluyo berada di tengah Kota Blitar. Posisi Kota Blitar dengan Kabupaten Blitar itu seperti telur ceplok. Jadi Kota Blitar dengan tiga kecamatan berada di dalam area Kabupaten Blitar.
Kebetulan rumah sakit kami rumah sakit kelas B pendidikan. Dan rumah sakit ini sudah sangat lama. Sejak zaman penjajahan sudah lahir berupa poliklinik. Kami peringati hari jadi rumah sakit ini tiap 13 Agustus. Sekarang usianya 82 tahun.
TRIBUNJATIM Network: Bisa diceritakan juga fasilitas tempat tidur dan tenaga kesehatan di RSUD Mardi Waluyo?
dr Muchlis: Jadi RSUD Mardi Waluyo memiliki 200 tempat tidur, itu kategori rumah sakit kelas B pendidikan. Kami kerja sama banyak dengan mitra kerja untuk menitipkan mahasiswa baik D3, D4, dan S1 di sini, termasuk kedokteran.
Jumlah total pegawai kami ada 752 orang. Dari total itu, PNS ada 469 orang, PPPK ada 136 orang, kemudian memiliki dokter spesialis 42 orang.
TRIBUNJATIM Network: Pelayanan apa saja yang ada di RSUD Mardi Waluyo, dok?
dr Muchlis: Pelayanan di RSUD Mardi Waluyo sudah agak lama kalau dibandingkan peningkatan kota dengan tiga kecamatan. Tapi kami termasuk sudah bagus menjadi rumah sakit kelas B yang digunakan rujukan rumah sakit sekitarnya.
Pelayanan yang lebih dari rumah sakit di sekitarnya, kalau dibilang unggulan monggo. Tapi, kami lebih bisa atau lebih dulu, lebih mampu melakukan supaya tidak jauh dari Kota Blitar.
Layanan itu antara lain, kami memiliki layanan urologi. Jadi dokter spesialis urologi kami bisa melayani penanganan batu saluran kencing dengan teknologi terkini. Dengan minimal invasi. Jadi tidak perlu operasi besar. Cukup dengan alat modern. Kemudian dilakukan pemantauan lewat layar monitor. Itu bisa dilakukan pemecahan batu.
Kami juga memiliki pelayanan untuk CT Scan. Jadi CT Scan kami termampu di Kota Blitar. Jumlah CT Scan kami ada 128 slash. Alat ini baru kami miliki sekitar tiga tahun lalu.
TRIBUNJATIM Network: Dok, salah satu isu utama dalam pelayanan kesehatan soal biaya. Satu sisi masyarakat ingin pelayanan kesehatan murah tapi tidak murahan. Pemerintah ada BPJS. Bisa dijelaskan kira-kira bagaimana RSUD melayani pasien BPJS?
| Marhaen Djumadi Bupati Nganjuk: Kita Harus Kerja Sat Set Wat Wet Agar Nganjuk Maju |
|
|---|
| Wawancara Eksklusif Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru: Dari Efisiensi Anggaran Sampai Harga Gabah |
|
|---|
| Marsono Ketua DPRD Tulungagung Tegaskan Legislatif Siap Kawal Jalannya Pemerintahan Bupati Baru |
|
|---|
| dr Kasil Rohmad: Berbekal SK RS Tipe A, RSUD dr Iskak Tulungagung Siapkan Hospital Tourism |
|
|---|
| Wawancara Eksklusif: Ketua DPRD Trenggalek Komitmen Kawal Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Direktur-RSUD-Mardi-Waluyo-Kota-Blitar.jpg)