Banjir Ponorogo

Banjir di Ponorogo Hari ini Memaksa Sekolah Meliburkan Para Muridnya

Banjir di Ponorogo hari ini, Senin (16/12/2024) memaksa beberapa sekolah meliburkan para muridnya. 

Editor: eben haezer
pramita kusumaningrum
SDN Brotonegaran di Ponorogo direndam banjir, Senin (16/12/2024). Akibatnya para siswa diliburkan 

TRIBUNMATARAMAN.COM | PONOROGO - Banjir di Ponorogo hari ini, Senin (16/12/2024) memaksa beberapa sekolah meliburkan para muridnya. 

Salah satunya SDN Brotonegaran di Jl Gatot Subroto, Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo Kota, Kabupaten Ponorogo.

Pantauan di lokasi, ketinggian air di halaman sekolah sekitar 50 centimeter atau setinggi lutut orang dewasa.  

Baca juga: Banjir Ponorogo Mengepung 7 Kecamatan, Dua Orang Tewas Terseret Arus Air

Guru yang telah datang di sekolah terlihat membersihkan lumpur dan sisa-sisa banjir.

“Ada 242 siswa di SDN Brotonegaran. Kami liburkan untuk hari ini. Ya busa dilihat sendiri bagaimana kondisinya,” ungkap Kepala SDN Brotonegaran, Pristiwanto, Senin siang.

Dia mengatakan, kepada para murid diminta belajar di rumah sambil menunggu banjir di sekolah surut. 

“Saat ini air juga masuk ke ruang kelas. Memang tidak tinggi. Hanya 10 centimeter,” tambah Pristiwanto.

Dia menyebutkan, banjir tidak sampai menyebabkan rusaknya peralatan dan buku-buku sekolah. 

Kronologi Banjir Ponorogo

Sebelumnya diberitakan, banjir menerjang Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (16/12/2024) pagi. 

Banjir ini menyebabkan jalur provinsi penghubung Ponorogo dengan Trenggalek lumpuh. Selain itu, jalur menuju kabupaten Pacitan juga tak bisa dilintasi kendaraan. 

Selain dipicu hujan deras selama berjam-jam, banjir juga diperparah oleh jebolnya tanggul di kelurahan Paju.

“Sementara dari Pacitan ke Ponorogo atau sebaliknya tidak bisa (dilintasi). Juga dari Trenggalek maupun sebaliknya juga tidak bisa,” ungkap Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Ponorogo, Hadi Sunyoto, Senin (16/12/2024) pagi.

"Untuk saat ini kondisi yang terparah di Kelurahan Kepatihan, Pekunden dan Brotonegaran. Karena memang tanggul jebol," kata Hadi Sunyoto,

Hadi menjelaskan, air mulai naik ke pemukiman warga sekitar jam 01.00 WIB.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved