Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung
TAPD dan Banggar DPRD Tulungagung Siapkan Tambahan Rp 30 Miliar Dana Infrastruktur Untuk Bupati Baru
Bupati Tulungagung yang baru akan mendapatkan tambaha nanggaran Rp 30 miliar untuk alokasi pembangunan infrastruktur.
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | TULUNGAGUNG - Bupati baru Kabupaten Tulungagung akan mendapatkan keleluasaan ruang fiskal untuk alokasi infrastruktur.
Setidaknya akan ada tambahan anggaran Rp 30 miliar khusus untuk alokasi pembangunan infrastruktur.
Dana ini bersumber dari refocusing anggaran perjalanan dinas DPRD Tulungagung dan Organisasi perangkat daerah.
“Sebelumnya postur anggaran 2025 sudah diplot semua. Jadi untuk menaikkan belanja infrastruktur dilakukan refocusing anggaran,” jelas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Galih Nusantoro.
Menurut Galih, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tulungagung sepakat untuk menaikkan belanja infrastruktur pelayanan publik.
Karena semua anggaran di APBD 2025 sudah diplot, maka yang bisa dilakukan adalah dengan refocusing alokasi yang sudah dianggarkan.
Pilihannya adalah melakukan memotong perjalanan dinas DPRD Tulungagung sebesar Rp 10 miliar, dan perjalanan dinas OPD sebesar Rp 10 miliar.
Sedangkan tambahan Rp 10 miliar sisanya diambil dari target kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tambahan Rp 30 miliar ini nantinya dikhususkan untuk infrastruktur jalan dan jembatan.
“Tambahan Rp 30 miliar ini akan membantu pencapaian persentase alokasi mandatory spending (alokasi wajib) yang ditetapkan pemerintah,” sambung Galih.
Mandatory spending untuk bidang infrastruktur ini ditetapkan 40 persen dan APBD.
Besaran alokasi ini bertahap, dan diharapkan bisa sepenuhnya terpenuhi di tahun 2027.
Sementara tambahan Rp 30 miliar itu hanya sekitar 0,1 persen dari total APBD Kabupaten Tulungagung tahun 2025, sebesar Rp 3,03 triliun.
“Untuk saat ini alokasi infrastruktur sekitar 29 persen dari APBD. Lalu ditambah Rp 30 miliar ini,” papar Galih.
Namun alokasi infrastruktur tahun 2025 tidak bisa dipastikan angkanya.
Sebab belanja infrastruktur 29 persen itu tidak hanya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), namun bisa juga di dinas-dinas lain.
Jenis belanjanya pun bisa belanja langsung, belanja tidak langsung, dan belanja penunjang.
“Jadi siapapun bupatinya, sudah tersedia paket program. Tinggal menyesuaikan sub kegiatan yang ada,” pungkas Galih.
(David Yohanes)
Berita terbaru kabupaten Tulungagung
DPRD Tulungagung
dana infrastruktur
TAPD
Kabupaten Tulungagung
Wow, Desa Beji Tulungagung Punya Sekolah Setingkat SMA Terbanyak di Indonesia |
![]() |
---|
Modus Pinjam, Pemuda Ngunut Tulungagung Membawa Kabur Sepeda Motor Milik Teman Perempuan |
![]() |
---|
Aniaya Teman Kencan saat Nginap di Hotel Tulungagung, Warga Trenggalek Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Pemprov Jatim Salurkan 300 Drum Aspal untuk Perbaikan Jalan di Tulungagung |
![]() |
---|
14 Desa di Tulungagung Masih Kosong Jabatan Kepala Desa, APDESI Dorong PAW |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.